Ini sebagai bentuk apresiasi UEFA terhadap respons cepat mereka dalam menyelamatkan nyawa pemain.
Apapun yang terjadi pada Denmark di semifinal melawan Inggris, penyelenggara Euro 2020 memastikan akan mendedikasikan turnamen untuk Christian Eriksen dan staf medis tim Dinamit. Mereka dipastikan mendapatkan tiket untuk menghadiri final di Wembley.

Kita semua tahu bahwa bintang Denmark berusia 29 tahun itu mengalami serangan jantung dalam pertandingan pembukaan melawan Finlandia di Copenhagen. Respons cepat wasit, rekan-rekan, dan timm medis menyelamatkan nyawa pemain Inter Milan itu.

Setelah beberapa hari kejadian berlangsung, kondisi Eriksen semakin membaik,  meski dokter menyarankan pensiun dini dari sepakbola. Tentu saja itu keputusan yang sangat berat karena mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut sudah bermain sepakbola sejak kanak-kanak.

Kini, Eriksen dan istrinya sedang membuat keputusan apakah mereka akan terbang ke Inggris untuk pertandingan final Euro 2020 di Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari WIB.

Itu karena UEFA mengatakan bahwa Eriksen beserta istrinya dan enam petugas medis yang menangani saat kejadian itu diundang untuk menyaksikan pertandingan puncak. UEFA menyebut mendedikasikan turnamen tahun ini untuk Eriksen dan tim medis Denmark.

Salah satu anggota tim medis Denmark, Peder Ersgaard, mengatakan merasa terhormat menerima undangan VIP dari Presiden UEFA, Aleksander Ceferin. "Saya senang, seperti anak kecil di malam Natal," kata Ersgaard kepada majalah Fagbladet FOA.

"Saya sangat bangga dengan usaha saya. Tapi, juga seluruh tim. Itu bukan upaya satu orang, melainkan kerjasama yang bagus semua orang yang mencintai Eriksen," tambah Ersgaard.



Sebagai orang Inggris yang menjadi tuan rumah final dan pernah bermain bersama Eriksen di Tottenham, Harrt Kane mengaku senang melihat kondisi Eriksen saat ini. Kapten The Three Lions tersebut menyatakan sempat merinding ketika melihat sahabatnya itu tergeletak di pertandingan melawan Finlandia. 

"Saya mengirim pesan kepadanya setelah itu terjadi dan dia membalas saya. Saya tidak ingin membombardirnya dengan pesan. Tapi, dia tahu dia memiliki tempat di hati saya, dan kita semua di sepakbola," ujar Kane.