Komentar Pedas Gary Neville Tentang Laga Tottenham vs Man City
Ditulis oleh Atria WicaksanaRingkasan Berita
-
Pertandingan Tottenham vs Manchester City menjadi sorotan karena komentar pedas Gary Neville.
-
Neville menyebut pertandingan City vs Spurs sebagai 'pertandingan amal' setelah City unggul 2-0.
-
Reaksi penggemar beragam, beberapa merasa Neville terlalu keras terhadap Tottenham dan manajer Thomas Frank.
Gary Neville memberikan komentar pedas tentang pertandingan Tottenham melawan Manchester City, menyoroti performa Spurs yang mengecewakan.
Pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Manchester City di Premier League akhir pekan ini menjadi sorotan setelah Gary Neville memberikan komentar yang sangat pedas. Manchester City bertandang ke London untuk menghadapi Tottenham Hotspur, tim yang sering menjadi batu sandungan bagi mereka. Namun, tekanan besar ada pada manajer Spurs, Thomas Frank, karena kemenangan terakhir mereka di liga adalah melawan Crystal Palace pada 28 Desember dengan skor 1-0.
Baca juga : Real Madrid Ajukan Tawaran £87 Juta untuk Bintang Premier League
Awal Pertandingan yang Mengecewakan
Ketika pertandingan dimulai, situasi semakin memburuk bagi Frank. Rayan Cherki membuka keunggulan untuk City, dan Antoine Semenyo menggandakan keunggulan sebelum babak pertama usai. Namun, yang paling menyakitkan bagi para penggemar Spurs adalah komentar tajam Neville saat menjadi komentator pertandingan tersebut.
Setelah gol pertama City, Neville menyatakan bahwa satu-satunya cara City tidak akan menang dengan nyaman adalah jika mereka kehilangan konsentrasi dan gagal mencetak gol kedua. Ketika akhirnya City mencetak gol kedua, Neville mengucapkan selamat kepada tim, dengan bercanda bahwa mereka berhasil menghindari 'pertandingan amal' melawan Spurs.
Reaksi Penggemar dan Kontroversi
Reaksi atas komentar Neville beragam. Seorang penggemar menulis di media sosial: "Manchester City hampir terjebak dalam pertandingan amal ini. Gary Neville, itu sangat dingin." Sementara yang lain menambahkan: "Gary Neville menyebut pertandingan City vs Spurs sebagai pertandingan amal, hahaha, tepat sekali."
Namun, tidak semua penggemar menghargai lelucon tersebut. Seorang penggemar Spurs berkomentar: "Gary Neville menggambarkan pertandingan ini seperti Soccer Aid, tepat sekali. Tingkat intensitas dari Tottenham sangat mengejutkan. Itu adalah gol termudah yang pernah dicetak City, dan Semenyo mencetak gol untuk membuatnya 2-0. Waktu Frank di Spurs sudah habis."
Beberapa penggemar merasa Neville terlalu keras, dengan satu orang menambahkan: "Keluarkan Gary Neville dari komentar, dia sangat menyebalkan, tidak ada satu pun penyebutan tentang fakta bahwa ini adalah skuad Spurs dengan banyak cedera melawan tim City yang kuat. Dia melakukan hal yang sama ketika United memiliki bangku penuh pemain akademi. Dia benar-benar suka menjatuhkan Spurs dan United."
Meski demikian, Spurs memulai babak kedua dengan kuat ketika striker Dominic Solanke memaksa pemain baru City, Marc Guehi, mencetak gol bunuh diri, membawa tuan rumah kembali ke pertandingan. Jika mereka gagal meraih poin dari pertandingan ini, pertanyaan tentang masa depan Frank akan terus muncul, meskipun ada hasil yang menjanjikan di Liga Champions baru-baru ini.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!