Insiden Kembang Api Mengenai Emil Audero Dikecam Marotta
Ditulis oleh Dalu Ningrat NandikaRingkasan Berita
-
Presiden Inter, Beppe Marotta, mengecam insiden kembang api yang hampir melukai Emil Audero saat Inter menang 2-0 atas Cremonese.
-
Kembang api dilempar dari tribun pendukung Inter, nyaris mengenai Audero, namun ia bisa melanjutkan bermain setelah perawatan.
-
Insiden ini memicu diskusi tentang keamanan stadion, Marotta berkomitmen bekerja sama dengan pihak berwenang untuk penyelidikan.
Presiden Nerazzurri, Beppe Marotta, mengecam insiden kembang api yang mengenai Emil Audero saat Inter menang 2-0 atas Cremonese.
Presiden Nerazzurri, Beppe Marotta, dengan tegas mengecam insiden yang terjadi saat penjaga gawang lawan, Emil Audero, terkena kembang api yang meledak selama kemenangan 2-0 Inter atas Cremonese di Serie A pada Minggu sore. Tim asuhan Cristian Chivu berhasil meraih tiga poin berkat gol di babak pertama dari Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski, namun pertandingan tidak lepas dari kontroversi.
Lima menit memasuki babak kedua, sebuah kembang api dilemparkan ke lapangan dari area tribun yang ditempati oleh pendukung Nerazzurri yang bepergian. Kembang api tersebut nyaris mengenai Audero, satu-satunya pemain di area penalti saat itu, dan meledak dengan suara keras tepat di sebelahnya.
Ada bekas luka dan tanda bakar yang terlihat di kaki Audero di mana dia terkena percikan api. Untungnya, pemain berusia 29 tahun itu diizinkan untuk melanjutkan bermain setelah beberapa menit perawatan di lapangan.
Marotta Menanggapi Insiden Kembang Api Audero
Berbicara kepada Sky Sport Italia setelah pertandingan, Presiden Inter Marotta menggambarkan insiden itu sebagai "tindakan bodoh."
Dia melanjutkan: "Situasi yang belum pernah saya alami selama bertahun-tahun karir saya. (Itu adalah) tindakan sensasional atas nama anti-olahraga. Saya tahu pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan mereka. Mungkin ini adalah insiden terisolasi, kami menunggu hasil dari penyelidikan, tetapi kami berpikir sama seperti semua penggemar. Kami memiliki kewajiban untuk menciptakan budaya dan mencegah situasi ini. Kami mengutuk insiden luar biasa ini. Kami juga ingin berterima kasih kepada Audero atas profesionalismenya, karena berkat itu, pertandingan ini dapat dimainkan hingga akhir."
Langkah Selanjutnya dan Dampak Insiden
Insiden ini memicu diskusi luas tentang keamanan di stadion dan perilaku suporter. Banyak pihak menyerukan tindakan tegas untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Marotta dan pihak klub berkomitmen untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dalam penyelidikan ini.
Insiden ini juga menyoroti pentingnya menjaga etika dan sportivitas dalam dunia sepak bola. Semua pihak terkait diharapkan dapat belajar dari kejadian ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi semua pemain dan penonton.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!