Berita

FC Thun: Tim Promosi Swiss yang Hampir Raih Gelar Bersejarah

FC Thun mendekati gelar juara Swiss Super League, mengakhiri penantian 127 tahun tanpa trofi utama.

Perjalanan Luar Biasa FC Thun di Swiss Super League

FC Thun, tim yang baru dipromosikan ke Swiss Super League, kini berada di ambang meraih gelar juara yang akan menjadi kehormatan besar pertama dalam sejarah 127 tahun mereka. Berbasis di kota kecil Thun dengan populasi hanya 45.000 orang, mereka berhasil promosi dari Swiss Challenge League musim lalu dengan memenangkan divisi tersebut.

Baca juga : Berapa Harga Tiket Nonton Real Madrid di Santiago Bernabeu

Dilatih oleh mantan pemain Marco Lustrinelli, yang memiliki 12 caps untuk tim nasional Swiss, Thun telah menunjukkan performa yang luar biasa. Lustrinelli sebelumnya hanya memiliki pengalaman melatih tim U21 Swiss dan dua periode sebelumnya di Thun. Untuk mempersiapkan musim pertama mereka kembali ke liga utama, Thun menghabiskan sekitar €2 juta untuk transfer, jauh lebih sedikit dibandingkan raksasa Swiss seperti Basel dan Young Boys.

Kisah Pemain dan Rekor Transfer

Striker bintang mereka, Elmin Rastoder, belum mencetak satu gol pun di Super League sebelum bergabung dengan Thun pada 2024. Bek kiri Fabio Fuhr, yang telah memberikan enam assist musim ini, hanya bermain satu pertandingan di Super League sebelum musim ini. Sementara itu, gelandang muda Franz-Ethan Meichtry, yang telah mencetak sembilan gol, adalah produk akademi Thun.

Klub ini memecahkan rekor transfer mereka yang telah bertahan sejak 2006 dengan mendatangkan striker Brighton Lebeau dari klub divisi dua Prancis, Guingamp, dengan biaya sekitar €775,000. Sejak saat itu, Thun telah memulai salah satu cerita paling luar biasa dalam sejarah sepak bola Eropa baru-baru ini, dengan mereka saat ini unggul 14 poin di puncak klasemen Super League.

Mereka telah memenangkan sembilan dari sepuluh pertandingan terakhir mereka, termasuk kemenangan kandang 4-1 atas Young Boys dan kemenangan tandang 2-1 di Basel. Kemenangan terbaru mereka, 1-0 atas FC Sion, mencetak rekor klub baru dengan delapan kemenangan beruntun.

Jika performa luar biasa mereka berlanjut, mereka bisa mengamankan gelar sebelum Super League terbagi menjadi dua bagian, di mana enam tim teratas - Championship Group - akan saling bertanding sekali dalam lima pertandingan terakhir. Masih banyak poin yang tersedia hingga akhir musim, tetapi Thun telah menempatkan diri mereka dalam posisi yang ideal.

Ada perbandingan yang dibuat antara kebangkitan Thun ke puncak Swiss dengan kemenangan gelar Premier League Leicester City pada 2016. Seperti dalam kampanye kemenangan Leicester, banyak tim papan atas yang mengalami kemunduran, dengan Basel dan Young Boys masing-masing berada di posisi kelima dan keenam.

Saat ini, St Gallen, yang telah memenangkan satu gelar Super League dalam 122 tahun terakhir, menjadi pesaing terdekat Thun. FC Lugano, yang menjadi runner-up pada 2023/24, tertinggal satu poin di posisi ketiga setelah bermain imbang dalam empat dari lima pertandingan terakhir mereka.

Meski Thun kurang sukses sepanjang sejarah mereka, mereka telah beberapa kali berkompetisi di sepak bola Eropa. Mereka mencapai babak grup Liga Champions pada 2005/06, di mana mereka mencatat kemenangan terkenal 1-0 atas Sparta Prague sebelum kalah dua kali dari Arsenal.

Koneksi mereka saat ini dengan sepak bola Inggris adalah melalui mantan striker Liverpool dan Preston North End, Layton Stewart, yang menandatangani kontrak permanen dari klub terakhir setelah masa pinjaman. Namun, pemain berusia 23 tahun itu gagal mencetak gol dalam lima penampilan liga musim ini dan dipinjamkan ke klub League One, AFC Wimbledon, di mana ia belum bermain.

Selama pramusim, dengan Thun diprediksi sebagai kandidat degradasi potensial, manajer Lustrinelli ditanya oleh blue Sport tentang niatnya untuk kampanye 2025/26. "Kami ingin memainkan peran penting di Super League dalam dua atau tiga tahun ke depan," jawabnya. "FC Thun juga telah bermain di Eropa dengan keteraturan tertentu di masa lalu. Kami ingin kembali ke sana."

Adil untuk mengatakan bahwa klub telah melampaui prediksi tersebut.

Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!