Kekalahan Real Madrid Memicu Seruan Pengunduran Diri Florentino Perez
Ditulis oleh Akbar PerkasaRingkasan Berita
-
Real Madrid kalah dari Getafe, membuat mereka tertinggal empat poin dari Barcelona di La Liga.
-
Kekalahan ini menambah tekanan pada Alvaro Arbeloa, yang masa depannya diragukan setelah musim panas.
-
Florentino Perez dikecam fans Real Madrid, yang merasa bisnis transfer klub tidak memadai.
Kekalahan Real Madrid dari Getafe memicu seruan pengunduran diri untuk Presiden Florentino Perez.
Kekalahan Real Madrid Memperburuk Situasi
Real Madrid mengalami kekalahan keempat di bawah asuhan Alvaro Arbeloa saat melawan Getafe pada Senin malam. Kekalahan ini membuat Los Blancos tertinggal empat poin dari Barcelona di La Liga. Keraguan terus muncul mengenai skuad Real Madrid saat ini, namun semakin banyak yang tidak menyalahkan manajer. Laporan terbaru dari ibu kota Spanyol meragukan masa depan Arbeloa setelah musim panas, dengan kekalahan dari Getafe menambah kekhawatiran di ruang ganti dan kotak presiden. Jika Arbeloa pergi sebelum musim depan, ini akan menjadi manajer keempat dalam dua tahun yang mencoba memperbaiki keadaan.
Baca juga : Berita Sepak Bola Terbaru, Analisis, Profil, Feature, Berita Sepak Bola Dunia dan Indonesia
Florentino Perez Dikecam oleh Fans Bernabeu
Seperti yang terlihat dari rekaman di tribun saat peluit akhir berbunyi, dan laporan dari Marca, Presiden Real Madrid Florentino Perez menjadi sasaran kemarahan para penggemar. Seruan 'Florentino, mundur' terdengar sebelum pengeras suara berbunyi setelah pertandingan berakhir. Ada kritik terhadap keputusan-keputusan yang diambilnya di puncak klub, dengan banyak yang merasa bisnis transfer tidak memenuhi standar.
Ini adalah kali kedua Perez menjadi sasaran kemarahan penonton kandang musim ini. Pertama kali terjadi enam minggu lalu, setelah babak pertama kemenangan 2-0 Real Madrid atas Levante di kandang, pertandingan yang mengikuti eliminasi Copa del Rey mereka ke Albacete, dan kekalahan final Piala Super Spanyol dari Barcelona.
Dalam kesempatan itu, para pemain juga menjadi sasaran, dengan Vinicius Junior, Fede Valverde, dan Jude Bellingham menerima siulan keras, namun kali ini kekecewaan hanya ditujukan kepada Perez. Setelah pertandingan tersebut, Arbeloa mengklaim bahwa mereka yang meneriakkan itu 'bukan penggemar Real Madrid'. Ketidakpuasan terhadap Perez hampir tidak pernah terjadi dalam periode keduanya. Terakhir kali kepemimpinannya dipertanyakan secara publik dengan cara yang sama sebelum 2026 adalah satu dekade sebelumnya, sebuah tanda betapa tidak puasnya beberapa penggemar.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!