Berita

Ronaldinho Ungkap Dua Bek Tangguh yang Pernah Dihadapinya

Ronaldinho mengungkapkan dua bek tangguh yang paling sulit dihadapinya selama karier sepak bolanya.

Legenda Brasil, Ronaldinho, pernah mengungkapkan dua lawan yang menurutnya paling sulit dihadapi selama kariernya. Mantan playmaker ini pensiun dari sepak bola profesional pada tahun 2015 setelah mewakili klub-klub besar seperti Barcelona, AC Milan, dan Paris Saint-Germain. Selama kariernya, ia memenangkan banyak gelar domestik dan Eropa serta menjadi bagian dari skuad Brasil yang memenangkan Piala Dunia 2002. Ia juga membentuk trio penyerang terkenal bersama bintang Brasil lainnya, Rivaldo dan Ronaldo.

Baca juga : Wrexham Siapkan Transfer Ambisius Jika Promosi ke Premier League

Terkenal karena keterampilan dribbling dan kreativitasnya yang luar biasa, Ronaldinho sering membuat bek kesulitan untuk menghentikannya. Kemampuannya mengontrol bola di ruang sempit dan mengalahkan pemain dengan gaya membuatnya menjadi salah satu pemain paling menghibur di generasinya. Namun, meskipun kehebatannya, ada beberapa bek yang secara konsisten membuat hidupnya sulit.

Paolo Maldini: Bek Ikonik Italia

Dalam refleksi kariernya, Ronaldinho menyoroti dua bek tengah sebagai lawan terberat yang pernah dihadapinya. Berbicara kepada ESPN, Ronaldinho menjelaskan bahwa bek elit yang cepat menutup ruang dan memberikan tekanan konstan adalah yang paling menantang untuk dihadapi. "Lawan terberat bagi saya adalah bek yang tangguh dalam cara mereka bermain, di mana Anda tidak bisa melihat jalan keluar." Salah satu pemain yang disebutnya adalah ikon pertahanan Italia, Paolo Maldini.

Ronaldinho menghadapi Maldini empat kali selama waktunya di Barcelona. Pada babak grup Liga Champions 2004/05, Barcelona dan AC Milan bertemu dua kali, dengan Milan menang 1-0 di San Siro sebelum Barcelona meraih kemenangan 2-1 di Camp Nou, di mana Ronaldinho mencetak gol kemenangan. Kedua tim bertemu lagi di semifinal Liga Champions 2006, ketika Barcelona melaju ke final dengan kemenangan agregat tipis 1-0 dalam dua leg.

Maldini menikmati karier luar biasa selama 25 tahun bersama AC Milan, mengumpulkan 26 trofi besar. Penghargaannya termasuk lima gelar Liga Champions, tujuh kejuaraan Serie A, dan lima Piala Super UEFA. Secara luas dianggap sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah sepak bola, Maldini juga finis ketiga dalam pemungutan suara Ballon d'Or dua kali, pada tahun 1994 dan 2003.

John Terry: Kapten Chelsea yang Tangguh

Pemain kedua yang diidentifikasi Ronaldinho sebagai lawan yang sangat sulit adalah kapten Chelsea, John Terry. Antara tahun 2005 dan 2006, Ronaldinho menghadapi tim Chelsea yang dipimpin Terry enam kali di Liga Champions. Pada leg kedua babak 16 besar tahun 2005 di Stamford Bridge, pemain Brasil itu mencetak dua gol, termasuk gol luar biasa yang mengejutkan semua orang ketika ia menendang bola dengan bagian luar sepatunya setelah tipuan cerdas di tepi kotak penalti.

Selain pertandingan itu, Ronaldinho hanya berhasil mencetak satu gol dalam lima pertandingan lainnya melawan Chelsea selama periode tersebut. Dalam wawancara yang sama dengan ESPN, ia berkata: "Paolo Maldini dan John Terry adalah dua pria terkuat yang saya temui di lapangan."

Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!