Setelah sembuh dari cedera, Bellerin kehilangan level permainan terbaiknya.
Penampilan Hector Bellerin akhir-akhir ini menjadi sorotan lantaran bek asal Spanyol tersebut dinilai tidak lagi bermain pada level tertinggi seperti yang ia tunjukkan saat masa awal membela Arsenal.

Setelah mengalami cedera yang cukup lama, Bellerin seolah kehilangan bentuk permainan terbaiknya, hal tersebut diyakini menjadi salah satu faktor yang membuat posisinya di Arsenal tak senyaman dahulu.

Situasi sulit Bellerin di Arsenal memantik sejumlah klub top Eropa memantau pemain berusia 24 tahun tersebut.

Salah satu diantaranya adalah Inter Milan yang memang sedang membutuhkan sosok bek kanan berkualitas.

Kendati performanya tidak lagi seperti dulu, Bellerin tetap dianggap sebagai salah satu bek kanan yang patut diperhitungkan di Eropa saat ini.

Mantan pemain akademi Barcelona ini memiliki kecepatan yang mumpuni dan keterampilan tersebut menjadi salah satu faktor yang penting bagi seseorang yang bermain sebagai bek sayap.

Namun setelah sembuh dari cedera, Bellerin kehilangan level permainan terbaiknya. Selain persoalan kebugaran, sang pemain diyakini sudah mulai hilang fokus di sepakbola dengan selalu tampil modis di luar lapangan.

Musim ini di Premier League, pemain bertinggi 178 cm ini baru memainkan 8 laga dengan catatan 1 gol dan tanpa sekalipun memberikan assist.

Selain Inter Milan, dua klub asal Spanyol yaitu Atletico Madrid dan Sevilla dikabarkan juga telah memantau perkembangan Bellerin akhir-akhir ini.