Lagi-lagi momen tak suportif kembali terjadi di kompetisi utama Brasil
Terjadi kekacauan massal pada peluit akhir setelah Internacional mengalahkan Gremio dalam derby 'Grenal'.

Internacional menang 1-0 di kandang berkat gol dari mantan pemain Shakhtar Donetsk, Taison di babak pertama.

Dan sebuah kerusuhan dimulai ketika para penggawa Internacional mulai menyindir para pemain Rei de Copas saat peluit panjang dibunyikan.

Beberapa pemain Rolo Compressor mulai mengangkat sebuah peti mati yang dibuat dari kardus - sebuah simbol yang menandakan bahwa besar kemungkinan Gremio akan terdegradasi dari liga  Serie A Brasil.



Hampir seluruh pasukan Gremio telah meninggalkan lapangan pada saat kejadian, tetapi ketika mereka melihat apa yang terjadi, banyak yang keluar dari terowongan dan kembali ke lapangan untuk melakukan konfrontasi.

Ada banyak adegan kejar-kejaran & dorong-dorongan saat para pemain masuk ke dalamnya, dengan butuh beberapa waktu sebelum pramugara dan ofisial lainnya bisa menenangkan pemain dari kedua tim.

Bruno Cortez dari Gremion diusir keluar lapangan, dengan gelandang Internacional Patrick Nascimento juga diusir akibat ulah provokasinya.



Gremio berada di urutan ke-19 dalam klasemen sementara Serie A Brasil dengan hanya sembilan pertandingan tersisa. Pasukan Vagner Mancini, yang kini diperkuat oleh Douglas Costa dan Rafinha, setidaknya perlu memangkas jarak tujuh poin guna berada di zona aman.

Pekan lalu, ketika Gremio kalah 3-1 dari Palmeiras, para penggemar menyerbu lapangan dan menghancurkan area VAR dalam beberapa adegan yang tidak layak.