PSSI Rilis Daftar Kesalahan Wasit di Liga 1, Dari Laga Persib Hingga Persija

"Terjadi dari pekan ke-5 hingga ke-8."

Berita | 08 September 2022, 18:29
PSSI Rilis Daftar Kesalahan Wasit di Liga 1, Dari Laga Persib Hingga Persija

Libero.id - PSSI baru saja merilis hasil rekap pembinaan wasit, additional assistant referee (AAR), dan asisten wasit dari pekan ke-5 hingga pekan ke-8 BRI Liga 1 2022/23 pada Rabu (7/9). Dari hasil rilis tersebut, ada 6 point daftar kesalahan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pengadilan lapangan tersebut.

Dari mulai laga Rans Nusantara FC vs Persija Jakarta sampai Persis Solo vs Madura United dan Rans Nusantara vs Persib Bandung. Nantinya para pengadil lapangan ini akan mendapat pembinaan alias hukuman berupa tidak memimpin laga dalam beberapa pekan sesuai dengan beratnya kesalahan yang dilakukan.

Berikut kami sertakan daftar keterangan yang dilansir langsung dari situs resmi PSSI.

1. Nama: Nendi Roehandi - AAR 1
Tugas: Pekan ke-5
Pertandingan: Sabtu, 20 Agustus 2022. Rans Nusantara FC vs Persija Jakarta

Kasus Kesalahan: Lalai dalam penetapan LOTG pasal 12, yang semestinya pemain Rans dilanggar penjaga gawang Persija pada posisi di daerah AAR 1,tapi menurut pandangan AAR 1 bukan suatu pelanggaran.

Sesuai LOTG sudah masuk kategori kecurangan penalti dan Kartu Merah tenaga berlebihan ( very very dangerous Play) diberikan penjaga gawang Persija dan penalti diberikan untuk Rans. Tetapi oleh AAR 1 tidak dianggap suatu pelanggaran. KMI untuk AAR 1 (Penalti Area Incidents).

Pembinaan: 8 Pekan, baru bisa ditugaskan pada pekan ke -4

2. Nama: Faulur Rosy - Wasit utama
Tugas: Pekan ke-5
Pertandingan: Sabtu, 20 Agustus 2022. Rans Nusantara FC vs Persija Jakarta

Kasus Kesalahan: Lalai menerapkan pasal 12, hanya memberikan KK (kartu kuning) yang semestinya KM (kartu merah) untuk pemain Rans yang sengaja menyikut pemain Persija terjadi konfrontasi saat terjadi bola dari tendangan bebas( very very dangerous Play) sampai pemain tersebut mengeluarkan darah pada bagian mulut (lalai dalam memberikan jaminan keselamatan pemain).

KMI untuk wasit (KM yang berhubungan dengan jumlah pemain)

Pembinaan: 8 Pekan, baru bisa ditugaskan pada pekan ke-15

3. Nama: Dwi Susilo - Wasit utama
Tugas: Pekan ke-6
Pertandingan: Selasa, 23 Agustus 2022. Persis Solo vs Madura United

Kasus: Lalai menerapkan pasal 12, yang berawal dari pemain Madura United melanggar pemain Persis Solo dari belakang tetapi menurut Wasit bukan suatu pelanggaran (sesuai LOTG sudah masuk kategori kecurangan /pelanggaran dan permainan semestinya diberhentikan sementara).

Dari dampak putusan wasit tersebut mengakibatkan pemain Persis Solo melakukan pembalasan dengan menendang kepala pemain Madura tersebut saat posisi sama sama terjatuh dan wasit tidak mengeluarkan sanksi disiplin apapun, layak Kartu Merah, (lalai dalam memberikan jaminan keselamatan pemain).


Pembinaan: 8 Pekan, baru bisa ditugaskan pada pekan ke-15.

4. Nama: David Son Sansube - Wasit utama
Tugas: Pekan-8
Pertandingan: Minggu, 4 September 2022, Persib Bandung vs Rans Nusantara FC

Kasus Kesalahan: Lalai dalam menerapkan LOTG yang semestinya penaltinya Persib Bandung tidak layak untuk mendapatkannya. Dari hasil keputusan salah tersebut (Penalti) telah terjadi perubahan skor. KMI untuk Wasit .

Pembinaan: 8 Pekan, baru bisa ditugaskan pada pekan ke-17

5. Nama: Arif Nur Wahyudi - AAR 2
Tugas: Pekan ke-8
Pertandingan: Minggu, 4 September 2022, Persib vs Rans Nusantara

Kasus Kesalahan: Lalai pada saat wasit mengambil keputusan penalti dan yakin itu bukan suatu pelanggaran. Semestinya AAR 2 memberikan masukan kepada wasit, itu bukan suatu pelanggaran, namun AAR 2 tidak memberikan informasi yang sebenarnya.

Pembinaan: 4 Pekan, baru bisa ditugaskan pada pekan ke-13

6. Nama: Ruslan Waly - Asisten wasit 2
Tugas: Pekan ke-8
Pertandingan: Minggu, 4 September 2022, Persib Bandung vs Rans Nusantara

Kasus: Lalai menerapkan LOTG pasal 11. (Offside) Pada saat pemain Persib, David Da Silva sebelum mencetak gol ke gawang Rans Nusantara terlebih dahulu sudah dalam posisi offside, sedangkan posisi asisten wasit tidak dalam posisi yang tepat. Dari kesalahan tersebut telah terjadi perubah skor. 

Pembinaan: 8 pekan, baru bisa ditugaskan pada pekan ke-17. 


Semoga hal ini bisa efektif menjadi pembelajaran bagi para pengadil lapangan lainnya.

(gigih imanadi darma/gie)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0% Suka
  • 0% Lucu
  • 0% Sedih
  • 0% Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network