Ringkasan Berita
-
AS Roma menang 2-0 atas VfB Stuttgart di Liga Europa meski dengan rotasi pemain besar.
-
Niccolò Pisilli tampil gemilang dengan dua gol, dibandingkan dengan legenda seperti Tardelli.
-
Kemenangan ini mengamankan tempat Roma di babak play-off, kini posisi keenam Liga Europa.
AS Roma berhasil mengalahkan VfB Stuttgart 2-0 di Liga Europa dengan rotasi pemain besar-besaran.
Kemenangan Penting dengan Rotasi Pemain
Gian Piero Gasperini merasa puas dengan kemenangan AS Roma atas VfB Stuttgart di Liga Europa. Meskipun melakukan rotasi besar-besaran, Roma tetap berhasil menang 2-0 berkat dua gol dari Niccolò Pisilli, produk akademi muda Giallorossi. Gasperini menekankan bahwa para pemain benar-benar diuji dalam pertandingan ini.
Performa Gemilang Niccolò Pisilli
Pisilli menunjukkan kematangan luar biasa di lini tengah, membuktikan kemampuannya yang telah diakui sejak musim lalu. Gasperini membandingkannya dengan legenda seperti Marco Tardelli dan Claudio Marchisio. Meski tidak secepat Tardelli, Pisilli memiliki kemampuan membaca permainan dan insting mencetak gol yang baik.
Dalam pertandingan ini, Gasperini melakukan tujuh perubahan dari tim yang mengalahkan Torino 2-0 di Serie A. Dia tidak bisa menurunkan pemain baru seperti Donyell Malen dan Robinio Vaz. Namun, Gasperini melihat perkembangan pemain seperti Ghilardi dan Ziolkowski yang menjanjikan meski belum bisa bermain penuh 90 menit.
Selain itu, pertandingan ini juga menjadi ajang uji kebugaran bagi pemain yang baru pulih dari cedera seperti Pellegrini dan Soulé. Hasilnya sangat memuaskan, terutama melawan lawan yang kuat dalam pertandingan penting untuk klasemen.
Dengan kemenangan ini, Roma setidaknya telah mengamankan tempat di babak play-off dan kini berada di posisi keenam Liga Europa. Mereka masih memiliki satu pertandingan tandang melawan Panathinaikos. Delapan tim teratas akan langsung masuk ke Babak 16 Besar tanpa melalui tahap tambahan turnamen.
Roma adalah tim yang unik, musim ini mereka telah memainkan 29 pertandingan kompetitif dengan 19 kemenangan dan 10 kekalahan, tanpa satu pun hasil imbang. Gasperini bercanda bahwa jika mereka memiliki lebih banyak hasil imbang, posisi mereka mungkin lebih tinggi, tetapi jika lebih sedikit kemenangan, posisi mereka bisa lebih rendah.
Gasperini menekankan pentingnya selalu mengejar kemenangan, terutama ketika tiga poin dipertaruhkan. Mereka tidak mampu bermain untuk satu poin, dan dia tidak ingin hal itu terjadi. Meski melewatkan beberapa hasil melawan tim-tim papan atas, Roma sering kali hampir menang, dan tidak semua kekalahan di Serie A terjadi dengan selisih yang jelas.
Jika Roma bisa mendapatkan hasil dalam pertandingan-pertandingan tersebut, mereka akan merasa lebih kuat. Gasperini yakin dengan potensi timnya dan berharap mereka bisa terus berkembang.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!