Pierre Kalulu: Juventus Harus Bangkit dari Kekalahan dan Insiden Bastoni

Pierre Kalulu: Juventus Harus Bangkit dari Kekalahan dan Insiden Bastoni

Ringkasan Berita

  • Juventus kalah 5-2 dari Galatasaray setelah unggul 2-1 di babak pertama.

  • Kalulu terkejut dengan keruntuhan Juventus dan menekankan pentingnya fokus ke depan.

  • Kalulu menolak alasan kelelahan dan menyoroti pentingnya perbaikan di masa depan.

Pierre Kalulu menegaskan Juventus tidak bisa bersembunyi di balik alasan setelah kekalahan 5-2 dari Galatasaray dan insiden dengan Alessandro Bastoni.

Kekalahan Juventus dari Galatasaray

Pierre Kalulu menegaskan bahwa Juventus tidak bisa mencari alasan setelah kekalahan telak 5-2 dari Galatasaray. Pada babak pertama, Juventus unggul 2-1 berkat dua gol dari Teun Koopmeiners yang membalikkan gol awal Gabriel Sara. Namun, setelah jeda, mereka kebobolan tiga gol dan kehilangan satu pemain, membuat mereka harus berjuang keras di leg kedua pada 25 Februari mendatang. Kalulu mengaku terkejut dengan keruntuhan Juventus.

“Gol-gol terus datang dari kesalahan kami sendiri, tetapi yang paling sulit diterima adalah penampilan babak kedua secara keseluruhan,” ujar Kalulu kepada Sky Sport Italia. “Bahkan dengan kartu merah, kami seharusnya tidak membiarkan semua peluang mencetak gol itu terjadi. Kami perlu mencari tahu apa yang terjadi malam ini, tetapi itu sudah berlalu sekarang dan dalam sepak bola, Anda harus bisa segera beralih ke pertandingan berikutnya.”

Insiden dengan Alessandro Bastoni

Kalulu juga menjadi sorotan setelah kartu merah yang diterimanya dalam kekalahan 3-2 dari Inter di Serie A, di mana kartu kuning kedua diberikan karena simulasi Bastoni. “Jelas, saya sangat kesal setelah insiden itu, tetapi lebih baik tidak terlalu banyak berbicara, karena terkadang itu tidak benar-benar membantu. Saya hanya harus fokus di lapangan, ada orang lain yang bisa membicarakan hal-hal ini.”

Bek Inter, Bastoni, hari ini meminta maaf secara publik karena melebih-lebihkan kontak untuk membuat Kalulu diusir, tetapi terutama karena merayakan pengusiran tersebut dengan keras. “Saya tidak melihat apa yang dia katakan,” jawab Kalulu. “Pertandingan itu sudah berlalu sekarang, kita harus melihat ke depan dan tidak memikirkannya lagi. Yang bisa saya katakan adalah itu sangat disayangkan.”

Kalulu juga menyoroti bahwa Juventus tidak bisa menyalahkan kelelahan meskipun jadwal pertandingan yang padat. “Tidak, Anda tidak bisa bersembunyi di balik kelelahan saat menghadapi pertandingan Liga Champions. Itulah yang terjadi hari ini, sangat sulit untuk mencari tahu apa yang salah, tetapi kita harus mengangkat kepala dan melakukan yang lebih baik di masa depan.”

Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!

Comments (0)

Tidak ada komentar, jadilah yang pertama!

You Might Also Like