Ringkasan Berita
-
John Terry mengungkapkan kebenciannya terhadap Tottenham Hotspur akibat insiden saat remaja.
-
Terry bangga Chelsea tak pernah kalah di kandang melawan Spurs selama kariernya.
-
Terry memiliki rekor impresif melawan Spurs dengan 17 kemenangan dari 32 pertandingan.
John Terry mengungkapkan kebenciannya terhadap Tottenham Hotspur akibat insiden saat ia berusia 14 tahun.
Kenangan Pahit Masa Remaja
John Terry, legenda Chelsea dan Inggris, mengungkapkan tim yang paling ia benci akibat sebuah insiden saat ia berusia 14 tahun. Terry, yang kini berusia 45 tahun, dikenal sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Liga Premier, memenangkan gelar lima kali bersama Chelsea. Selain itu, ia juga memimpin timnya meraih trofi lainnya, termasuk Liga Champions UEFA dan Liga Europa UEFA.
Di kancah internasional, Terry bermain 78 kali untuk Inggris dan mencetak enam gol. Selama kariernya di Chelsea, Terry membangun rivalitas sengit dengan tim-tim seperti Manchester United, Arsenal, dan Liverpool. Namun, satu tim yang paling dibencinya adalah Tottenham Hotspur, akibat insiden yang terjadi saat ia masih remaja.
Insiden yang Membekas
Berbicara di podcast Flashscore bersama Petr Cech, Terry mengungkapkan kebenciannya terhadap Tottenham Hotspur. Ia mengatakan, "Saya benci Spurs. Jujur, ini sangat jelas. Ketika Anda berada di klub untuk waktu yang lama, seperti saat pertama kali saya bergabung dengan klub. Saya ingat menjadi ball boy ketika saya berusia 14 atau 15 tahun, dan saya berada di dekat penggemar Spurs yang melecehkan saya. Saya masih anak-anak. Mereka melecehkan saya, melempar barang ke arah saya, dan rasanya sangat menyakitkan. Itu benar-benar membekas dalam diri saya."
Terry juga merasa bangga karena selama masanya di Chelsea, timnya tidak pernah kalah dalam pertandingan kandang melawan Spurs. "Mereka membenci saya sama seperti saya membenci mereka, dan itu tidak masalah," tambahnya.
Rekor Pertemuan John Terry dengan Tottenham Hotspur
Sepanjang kariernya sebagai pemain, Terry menikmati rekor pertemuan yang mengesankan melawan Spurs. Menurut Transfermarkt, Terry bertanding melawan Spurs sebanyak 32 kali di Liga Premier, Piala FA, dan Piala EFL. Dari pertandingan tersebut, ia meraih kemenangan sebanyak 17 kali.
Sementara itu, ada sembilan hasil imbang dan hanya enam kekalahan, dengan empat di antaranya terjadi di Liga Premier dan dua di Piala EFL. Terry juga mencatatkan tiga gol dan tiga assist, meskipun ia dua kali diusir dari lapangan, keduanya karena dua pelanggaran yang dapat di-booking di Liga Premier.
Kenangan pahit masa remaja ini tampaknya meninggalkan bekas yang mendalam bagi Terry, membentuk pandangannya terhadap Tottenham Hotspur hingga saat ini. Kebenciannya terhadap Spurs menjadi salah satu cerita menarik dalam perjalanan kariernya yang gemilang.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!