Kemenangan yang manis Atalanta
Juventus harus kembali menelan pil pahit usai ditumbangkan Atalanta di markasnya sendiri, Allianz Stadium, pada Sabtu (27/11/2021). Duvan Zapata mencetak gol semata wayang kemenangan La Dea. Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan buruk Atalanta saat berkunjung ke kandang Juve. Ya, tim besutan Gasperrini itu berhasil menang di kandang Si Nyonya Tua sejak terakhir kali pada 1989.

Selama beberapa musim belakangan, pertandingan Juventus dan Atalanta selalu berjalan alot. Terbukti, dari 10 pertandingan terakhir duel antara kedua tim di semua kompetisi, masing-masing klub raih 3 kali kemenangan dan sisanya berakhir sama kuat.

Juventus memang terseok-seok musim ini di Serie A. Bahkan, ini menjadi start terburuk mereka dalam satu dekade terakhir. Kekalahan ini makin menjauhkan La Vecchia Signora dari zona 4 besar. Hingga Jornada ke-14, mereka berada di peringkat ke 8 dengan koleksi 21 poin. Sedangkan, Duvan Zapata dkk duduk di peringkat ke-4 dengan 31 poin.

Penderitaan Juve tak sampai disitu. Pasalnya, I Bianconeri kini mulai kehilangan kepercayaan dari pendukungnya sendiri. Fans murka melihat pertandingan tersebut. Hingga, mereka meluapkan emosinya dengan cara beri cacian dan siulan kepada punggawa Tim Zebra tersebut.

Publik Turin minta anak asuh Massimiliano Allegeri untuk menunjukkan nyalinya dalam menjalani sebuah laga. Sesuai dengan slogan mereka "Fino Alla Fine" yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya berjuang sampai akhir.

Kekalahan ini berdampak buruk. Siulan negatif makin terdengar kencang setelah peluit panjang dibunyikan. Curva Sud dari tribun selatan marah besar hingga membuat Paulo Dybala dkk tidak berani menghampirinya, seperti yang biasa dilakukan pemain Juve usai laga berakhir.