Apa yang sebenarnya terjadi?
Lagi-lagi kompetisi sepakbola Indonesia diwarnai hal-hal yang tidak suportif dan kali ini terjadi di kompetisi dibawah BRI Liga 1 yakni Liga 2, tepatnya dalam laga yang mempertemukan Sulut United vs Dewa United.

Momen Kartu Merah Ricky Nelson


Memasuki babak kedua dalam laga yang digelar di Stadion Wibawa pada Senin sore (20/12/2021) WIB, ada tindakan konyol dari Yudi Khoerudin yang secara tiba-tiba melakukan pelanggaran pada Rangga Muslim, yang kemudian memaksa wasit memberi hadiah penalti pada Dewa United.

Mantan pemain Arema, Herman Dzumafo maju sebagai algojo penalti dan sukses menendang bola ke sudut kanan atas gawang Ferry Bagus. Bola tak dapat dihalau, skor sementara 1-0 untuk Dewa United.



Tak berselang lama, cut back Rishadi Fauzi kembali mengancam gawang Sulut United. Namun, bola masih meleset tipis di samping tiang gawang.

Dalam tempo permainan yang cukup cepat, tensi pertandingan kian lama semakin tinggi. Sikutan Rishadi Fauzi ke pemain Sulut membuatnya diganjar kartu kuning. Kericuhan pun jadi tak terelakkan lagi. Bahkan, pada menit ke-76, pemain Deity Warriors sempat melanggar penggawa Sulut United. Hal tersebut memicu reaksi marah dari Ricky Nelson yang langsung keluar dari area pelatih dan membuatnya diganjar kartu merah.



Sulut United makin tak berarah tanpa pelatih di tepi lapangan. Patrich Wanggai juga meluapkan kekecewaannya saat harus digantikan di babak kedua.

Memanfaatkan umpan crossing, Rishadi Fauzi menyambut dengan sundulan keras dan bola menembus gawang Ferry. Skor 2-0 untuk Dewa United di menit ke-83.

Gol tersebut sekaligus menjadi penutup dalam laga panas antara Gorango Utara melawan Dewa United di babak delapan besar Liga  2 2021. Kedua tim kini sama-sama mengoleksi 4 poin.