Optimis mampu mengalahkan siapa pun, termasuk timnas wanita Jepang
Pemain andalan Chelsea, Ji So-yun hampir memenangkan semua penghargaan bergengsi, tetapi pemain timnas wanita Korea Selatan itu tahu bahwa Piala Asia Wanita 2022 di India adalah kesempatan langka untuk melengkapi daftar trofi dalam lemari pribadinya.

Dalam sejarah sepak bola Asia, beberapa pemain sepak bola wanita atau pria dapat menunjukkan daftar prestasi yang lebih mengesankan daripada Ji.


 
Seorang debutan internasional senior, dan pencetak gol, pada usia hanya 15, superstar kelahiran Seoul itu memiliki 131 caps atas namanya serta mencetak rekor nasional 61 gol.

Kariernya di klub sepak bola bisa dibilang lebih mengesankan, memenangkan tiga gelar liga di Jepang sebelum memulai karir di raksasa Inggris Chelsea, yang telah menghasilkan lima gelar liga dan tiga Piala FA, belum lagi enam Pemain Terbaik Wanita KFA Tahun Ini.
 
Timnas wanita Korea Selatan adalah negara Asia dengan peringkat tertinggi yang belum pernah memenangkan gelar kontinental, dengan finis di posisi ketiga, tiga tahun sebelum debut internasional Ji tahun 2006 yang mewakili upaya terbaik mereka dari 12 penampilan berturut-turut di Final.
 
Lebih dari sebulan lagi, Ji akan merayakan ulang tahunnya yang ke-31, Ji akan mendarat di Piala Asia Wanita keempatnya dengan tekad untuk memanfaatkan apa yang mungkin menjadi kesempatan terakhirnya untuk memenangkan trofi yang telah lama didambakan bangsanya.
 
"Saya telah mencapai segalanya di level klub, tetapi saya tidak pernah memenangkan gelar untuk tim nasional bahkan setelah bertahun-tahun," ujar gelandang tengah itu kepada Yonhap.


 
"Saya ingin memenangkan setiap turnamen yang kami mainkan."

Tidak seperi edisi Piala Asia Wanita ditahun-tahun sebelumnya, tim berjuluk Taegeuk Nangja itu memiliki alasan untuk merasa optimis menjelang turnamen di India tersebut, meski mereka wajib mengalahkan Jepang jika ingin memuluskan jalan ke partai final Piala Asia Wanita 2022.
 
Tim asuhan Colin Bell akan berhadapan dengan juara bertahan dua kali, serta Vietnam dan Myanmar di Grup C, yang berarti mereka kemungkinan membutuhkan hasil positif melawan tim seperti Saki Kumagai dan Mana Iwabuchi jika mereka ingin memenangkan bagian tersebut.



Cho So-hyun dkk telah mengalami rekor suram dalam pertandingan melawan Jepang, hanya memenangkan empat dari 31 pertemuan sebelumnya, tetapi Ji optimis Korea Selatan mampu mengalahkan siapa pun dalam edisi kali ini.
 
"Tujuan utama kami adalah memenangkan trofi, tetapi kami harus melewati babak penyisihan grup terlebih dahulu," ujarnya.
 
"Sepertinya kita selalu menghadapi Jepang di saat yang salah, tapi kita seharusnya tidak lagi takut pada mereka."

Hasil melawan Jepang dapat menjadi sangat penting ketika menentukan pertandingan perempat final, dengan tim peringkat kedua di Grup C akan memainkan pertandingan babak sistem gugur melawan pemenang Grup B, yang termasuk tim dengan peringkat tertinggi turnamen, Australia.
 
Tapi Ji tahu timnya harus terlebih dahulu menyelesaikan pekerjaan dalam pertandingan pembukaan mereka melawan Vietnam dan Myanmar.

“Kami harus mencoba untuk mencetak gol sebanyak yang kami bisa, jika kami berakhir dengan tiebreak untuk menentukan peringkat,” ujar Ji.
 
Piala Asia Wanita 2022 bakal dimulai pada 20 Januari, dengan Korea Selatan memulai kampanye mereka melawan Vietnam di Pune, India.