Dianggap sebagai agen yang menghancurkan Everton dari dalam
Selesai sudah era pelatih kawakan Rafael Benitez di Everton.  Pada Minggu (16/1) malam WIB, klub yang bermarkas di Goodison Park itu secara resmi mengumumkan pemecatan juru taktik berusia 61 tahun dari kursi kepelatihan.

Padahal mantan pelatih Liverpool itu belum genap setahun menukangi Richarlison dan rekan-rekan. Pelatih asal Spanyol itu ditunjuk menggantikan Carlo Ancelotti  yang menerima pinangan Real Madrid. Dan itu baru sekitar 7 bulan berjalan.

Meskipun demikian, pemecatan itu terhitung wajar dan layak, karena mengingat rentetan hasil buruk yang terus menerus didapatkan oleh Everton. Teranyar Everton kalah dengan memalukan dari klub gurem seperti Norwich City di Liga Premier Inggris, Sabtu (15/1) dengan skor 1-2.

"Everton mengonfirmasi pemberhentian Rafael Benitez sebagai manajer utama. Benitez bergabung dengan Everton pada Juni 2021 dan akan segera meninggalkan klub," bunyi pernyataan resmi Everton.



Buah yang dipetik Everton selama Benitez melatih merupakan buah yang pahit, dimana kini The Toffees hanyaberada di posisi ke-16 klasemen dengan torehan 19 angka.

Everton baru meraih lima kemenangan dan sudah menelan 10 kali kekalahan. Dan dibawah kepelatihan Benitez, Everton sudah tidak menang di empat laga terakhirnya di Liga Premier Inggris. Jadi, sekali lagi pemecatan ini layak.


Track Record Rafeel Benitez

Sepertinya Everton bukan klub yang cocok untuk Benitez, tapi pernyataan itu agak aneh mengingat jam terbangnya yang tinggi melatih klub-klub elit, termasuk klub-klub Liga Premier dan bahkan pada musim 2004-05 pernah membawa Liverpool menjuarai Liga Champions dengan mengalahkan AC Milan yang saat itu sedang bagus-bagusnya.

Ia juga pernah membawa Chelsea juara Europa League pada musim 2012-13.
Mundur lagi kebelakang, bersama Valencia Benitez pernah menjuarai La Liga selama dua musim yakni 2001-02 dan 2003-04, di musim yang sama juga mempersembahkan UEFA Cup. Dan masih banyak lagi.



Ringkasnya trofi bukanlah sesuatu yang baru bagi Benitez, dan hal itu sama sekali bertolak belakang ketika di Everton. Bahkan Benitez dituduh sebagai agen untuk menghancurkan Everton dari dalam.