Jika mampu menunjukkan performa bagus, masa depan Zahra di luar negeri cerah.
Piala Asia Wanita  2022 akan dibuka dengan pertandingan China melawan Taiwan di Mumbai Football Arena, Kamis (20/1/2022) yang dilanjutkan India kontra Iran di DY Patil Stadium, Navi Mumbai.

Turnamen tahun ini sedikit berbeda karena karena Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) memutuskan untuk menambah jumlah negara peserta dari delapan menjadi 12. Ini membuka jalan bagi Iran untuk melakukan debut di Piala Asia Wanita. Sementara Indonesia kembali berkiprah setelah absen sejak 1989.

Dan, seperti yang selama ini berlaku di sepakbola Asia, Australia, Jepang, China, hingga Korea Selatan diunggulkan untuk bisa mendapatkan Piala. Selain itu, sejumlah pemain sepakbola wanita Asia diprediksi akan menjadi bintang turnamen. Siapa saja mereka?

Berikut ini 9 pemain wanita berbakat yang layak diperhatikan di Piala Asia Wanita 2022:

1. Sam Kerr (Australia)

Tidak ada pemain yang lebih gemerlap dari turnamen ini selain keberadaan Sam Kerr. Dia berada di urutan ketiga dalam pemungutan suara Ballon d'Or 2021 di sektor wanita. Itu karena dia mencetak 40 gol dan 18 assist, saat memenangkan Liga Super Wanita (WSL) dan Piala Kontinental bersama Chelsea. Dia juga membawa negaranya ke semifinal Olimpiade 2020.

Kerr bisa membuat sejarah baru di India. Dia hanya membutuhkan dua gol untuk melampaui catatan mantan bintang Everton, Tim Cahill, sebagai pencetak gol internasional paling produktif di Australia.



2. Ellie Carpenter (Australia)

Generasi berbakat sepakbola wanita Australia berikutnya yang menarik adalah Ellie Carpenter. Pemain berusia 21 tahun itu memperkuat klub dengan tradisi juara Eropa sebanyak tujuh kali, yakni Olympique Lyon. Dia adalah bek sayap modern yang dapat diandalkan di berbagai kesempatan. Kemampuan menyerang level tinggi tak kalah bagusnya ketika bermain bertahan.

3. Mana Iwabuchi (Jepang)

Salah satu pemain paling menarik yang ditampilkan di Piala Asia Wanita edisi kali ini adalah gelandang kreatif Jepang, Mana Iwabuchi. Keterampilan teknis yang luar biasa membuat dirinya menjadi tontonan yang menyenangkan dan mimpi buruk bagi para bek lawan. Dia malang melintang bermain untuk Aston Villa. Dan, sekarang bersama  Arsenal.

Kemampuan Iwabuchi untuk menciptakan peluang bagi rekan satu timnya tentu sangat dibutuhkan oleh tim. Jadi, bisa saja, dia membawa timnya tampil di final menghadapi Australia atau Korea.

4. Saki Kumagai (Jepang)

Peran Saki Kumagai sebagai kapten sangat penting. Pemain berusia 31 tahun itu memiliki banyak pengalaman, memenangkan 19 trofi yang luar biasa dalam delapan tahun bersama Lyon.

Kemampuan Kumagai di klub sama pentingnya untuk timnas. Bintang Bayern Muenchen tersebut merupakan sosok yang tenang di tengah pertahanan dan memiliki rekam jejak dalam meningkatkan momen-momen besar. Jika anda ingat, dia mencetak gol penalti kemenangan di final Piala Dunia Wanita 2011.



5. Wang Shuang (China)

Pemain Paris Saint-Germain ini merupakan seorang gelandang tengah kreatif yang memiliki lebih dari 100 caps untuk China. Pemain Terbaik Wanita Asia 2018 ini adalah bakat yang benar-benar istimewa dan akan sangat penting jika China ingin sukses di turnamen tahun ini.

6. Pham Hai Yen (Vietnam)

Tidak ada yang mencetak lebih banyak gol di kualifikasi untuk turnamen ini selain penyerang Vietnam, Pham Hai Yen. Delapan golnya membantu mengamankan tiket negaranya ke India.

Vietnam tidak pernah maju ke babak gugur dan pasti akan membutuhkan Hai Yen untuk berada di performa terbaik jika mereka ingin mencapai perempat final. Itu karena pemain berusia 27 tahun ini memiliki rekor luar biasa di level internasional, dengan 30 gol dalam 44 pertandingan. Tapi, belum pernah mencetak gol di Piala Asia.

7. Zahra Muzdalifah (Indonesia)

Salah satu pemain yang menonjol di Kualifikasi Piala Asia Wanita. Penampilan luar biasa Zahra Muzdalifah membantu Indonesia mengamankan kembali tempat ke turnamen ini setelah 33 tahun berlalu. Kemenangan berturut-turut atas Singapura membuat Indonesia lolos. Dan, dari dua laga itu Zahra tampil gemilang dan terpilih sebagai Player of the Match.

Zahra baru berusia 20 tahun. Tapi, bakat pemain Persija Putri lebih dari cukup untuk membuat kejutan bagi tim lawan selama turnamen berlangsung di India.



8. Ji So-yun (Korea Selatan)

Pemain yang berposisi gelandang ini telah menjadi bagian integral dari kebangkitan The Blues di sepakbola wanita Inggris, Ji So-yun  telah memenangkan 10 trofi dalam delapan tahun bersama klub.

Sementara di level timnas, So-yun telah membuat lebih dari 100 caps. Dia membawa pengalaman besar ke Korea Selatan. Dan, dia juga membuktikan dirinya sebagai pencetak gol yang andal di tingkat internasional. Dirinya hampir mencetak gol di setiap pertandingan untuk Korea Selatan.

9. Taneekarn Dangda (Thailand)

Hanya Miranda Nild di skuad Thailand yang memiliki lebih banyak gol internasional dari Taneekarn Dangda. Pemain berusia 29 tahun itu adalah bagian dari tim yang mencapai semifinal Piala Asia Wanita 2018. Saat itu, mereka hanya tersingkir melalui adu penalti oleh Australia .

Tergabung di Grup B turnamen tahun ini, Thailand akan berusaha membalas kekalahan dari Australia itu. Dan, tentu saja Taneekarn akan menjadi tumpuan utama.