Mantan bintang Juventus itu mengklarifikasi apa yang terjadi di Fuerte Apache.
Carlos Tevez nyatanya tidak mengalami perampokan di lingkungan Fuerte Apache pada hari Selasa lalu (22/02/2022), beberapa laporan menunjukkan bahwa mantan pemain timnas Argentina itu dirampok dan menyebabkan kematian seorang berandalan setelah baku tembak, namun pihak kepolisian dan Tevez membantah kabar tersebut.

"Kemarin kami bermain sepak bola bersama keluarga dan teman-teman seperti yang kami lakukan setiap hari Selasa", ujar Diego, saudara laki-laki Tevez seperti dilansir dari Marca.

Meski upaya perampokan mobil mewah tersebut nyata adanya, dan sempat terjadi baku tembak dengan seorang penjaga, Tevez menegaskan tidak ada kaitannya dengan peristiwa kepolisian setempat.





"Saya perlu mengatakan bahwa lingkungan saya masih rumah saya. Ada orang yang meninggal, keluarga yang terluka, tetapi saya tidak ada hubungannya dengan itu. Saya mengklarifikasi semua hal. Salam untuk semua orang" ujar mantan pemain Manchester City tersebut dalam siaran langsung Instagram pribadinya. 

"Untuk orang-orang yang menulis surat kepada saya dan yang mengkhawatirkan keluarga saya, saya ingin mereka tahu bahwa saya baik-baik saja, saya menjaga lingkungan saya dan saya mencoba melindunginya dari semua omong kosong yang sedang dibicarakan."

Carlos Tevez Kembali Bermain?

Terlepas dari kasus penembakan yang menyeret namanya, Tevez sendiri dikabarkan akan kembali merumput setelah sebelumnya sempat pensiun.

Agen Carlos Tevez, Adrian Roucco mengaku telah menerima tawaran dari beberapa tim agar El Apache (julukan Tevev) keluar dari masa pensiun dan bermain lagi, namun belum ada kesepakatan yang tercapai.



"Saya telah dipanggil oleh klub-klub dari seluruh penjuru, tetapi mereka adalah klub yang tidak akan didatangi Carlos. Dia mencari perpaduan antara olahraga dan kualitas hidup, pada dasarnya. Jadi, itu harus menjadi keputusan keluarga" ujar Roucco.