Tim besutan Lampard hanya selisih satu poin dari zona degradasi. Sebenernya bisa melatih atau tidak?
Suporter Everton bisa dipastikan tengah dilanda galau berat sekarang. Apalagi kalau bukan karena performa klub kesayangan mereka yang angin-anginan dan bahkan hampir selalu berujung kekalahan.

Dari kekalahan satu ke kekalahan lainnya, cukup bagi The Toffees untuk sampai ke posisi yang rawan. Setelah laga ke-29 yang mereka mainkan digelar di stadion Turf Moor pada (7/4) dini hari WIB, kalah tipis dari Burnley dengan skor 2-3, saat ini tim besutan Frank Lampard hanya terpaut  satu poin di atas zona degradasi.

Tim besutan Frank Lampard tertinggal 1-0 setelah hanya 12 menit laga berjalan, tetapi dua penalti dari Richarlison membuat mereka unggul 2-1 pada jeda babak pertama. Tapi keunggulan itu tidak bertahan lama. Pemain depan Burnley, Jay Rodriguez, menyamakan skor, sebelum akhirnya gol telat dari Maxwell Cornet memastikan salah satu kemenangan terpenting Burnley musim ini --- mengingat mereka juga sedang berjuang dari zona degradasi.


 
Namun yang tetap saja menerima sorotan adalah Everton. Padahal ditunjukannya eks pelatih Chelsea untuk melatih untuk bisa setidaknya berada di posisi aman, tapi sejauh ini Everton tidak lebih baik saat ditangani Lampard.

Jika ingin tetap berada di kasta tertinggi sepakbola Inggris, Everton tidak boleh kehilangan lebih banyak poin. Tapi sialnya
Everton akan menghadapi sisa laga yang sangat sulit di pekan-pekan tersisa musim 2021/22.

Pada hari Sabtu mereka akan menjamu Manchester United asuhan Ralf Rangnick.
Kemudian 11 hari kemudian, pasukan Lampard akan bermain melawan Leicester City di Goodison Park sebelum melakukan perjalanan ke Anfield untuk Derby Merseyside yang sangat dinanti.

Berikutnya laga-laga tak kalah berat menanti, menjamu Chelsea kemudian bertandang ke Leicester, lalu Brentford  dan Arsenal. Belum lagi bentrokan melawan Crystal Palace  dan Watford  dalam beberapa minggu mendatang.

Dengan semua sisa laga yang dimainkan dan performa yang buruk, bisakah Everton bertahan? Beri tahu kami pendapat Anda di kolom komentar.