Aksi kocak ini tak mungkin terulang karena Chiellini baru mundur dari timnas.
Pekan lalu, Giorgio Chiellini mengumumkan pengunduran diri dari pertandingan internasional antarnegara mulai Juni 2022. Ini berarti, penggemar akan kehilangan momen kocak seperti Euro 2020 berikut ini. 

Pada musim panas 2021, Italia sukses menjuarai Euro 2020 setelah mengalahkan Inggris di final. Itu adalah pertandingan yang membuktikan kualitas Chiellini sebagai pemimpin di lini pertahanan Gli Azzurri. Bek Juventus tersbeut membawa Italia menjuarai turnamen elite Benua Biru.

Namun, itu hanyalah satu dari beberapa pemain viral Chiellini bersama Gli Azzurri. Aksi viral lainnya terjadi saat melawan Spanyol.

Menghadapi La Furia Roja, kebuntuan terjadi setelah bermain 120 menit. Laga berlangsung ketat dan Chiellini harus memimpin rekan-rekannya menghadapi adu penalti yang tidak mudah secara mental. Ketika itu, suasana di Wembley dipenuhi ketegangan, khususnya saat kedua negara bersiap dengan tendangan penalti yang paling penting. 

Tapi, Chiellini memang pemimpin sejati. Dia bisa mencairkan suasana dengan tiba-tiba. Bahkan, dengan santai dirinya bercanda dengan kapten sementara Spanuol, Jordi Alba, saat koin tos dilakukan wasit. Itu adalah adegan yang mengharukan antara dua pesaing hebat.

Tentu saja, malam itu berakhir dengan kemenangan Italia. Tapi, Chiellini kemudian menegaskan bahwa kejenakaan sebelum adu penalti adalah hanya untuk bersenang-senang, daripada terpengaruh oleh mental.

Rekaman itu kemudian viral di berbagai platform media sosial dan bertahan bertahun-tahun kemudian. Itu sudah dianggap sebagai warisan tak ternilai lainnya yang diberikan Chiellini di sepakbola. Tentu saja warisan yang paling berharga adalah geler Euro 2020 itu.



"Anda dapat melihat dalam pertandingan terakhir itu (lawan Spanyol), bahwa saya telah tumbuh sebagai pemain. Saya juga benar-benar menikmati setiap tetes terakhir dalam karier saya," ujar Chiellini dalam sebuah kesempatan, dilansir Football Italia.

"Saya selalu memiliki senyum di wajah saya dan sangat menghormati lawan saya. Saya akan memeluk mereka, tersenyum atau tertawa. Dan, itu adalah sesuatu yang selalu saya lakukan. Saya telah melakukannya di pertandingan-pertandingan penting. Itu karena saya mencoba untuk benar-benar menikmati setiap momen," tambah Chiellini.



"Itu bukan permainan psikologis (dengan Jordi Alba). Begitulah saya di saat-saat baik dan buruk. Rekan satu tim saya mencintai saya dan mungkin ada saat-saat ketika lawan kurang menyukai saya. Tapi, saya merasa selalu ada rasa saling menghormati," ungkap Chiellini.

Chiellini telah bermain 116 kali untuk negaranya. Dia terkenal karena permainannya yang tanpa basa-basi terhadap lawan. Akibatnya, dia pernah digigit Luis Suarez saat Piala Dunia 2014.

"Kebencian adalah bagian dari sepakbola. Saya tidak akan menyebutnya tidak sah. Untuk melewati saingan, anda harus pintar. Saya mengagumi kelicikannya," ucap Chiellini ketika mengingat kejadian itu.