Ini bukti "negara maritim" bukan klaim semata. Selamat!
Status Indonesia sebagai "negara maritim" ternyata dibuktikan dengan prestasi di lapangan. Pada SEA Games 2021, olahraga air menjadi dua penyumbang medali emas terbanyak. Setelah dayung mempersembahkan total delapan medali emas, kini kano/kayak menyerahkan enam keping.

Tim kano/kayak Indonesia tampil luar biasa pada perlombaan hari terakhir di Hai Phong Rowing and Canoeing Center, Sabtu (21/5/2022). Tepat di Hari Reformasi, tiga emas sukses dipersembahkan.

Emas pertama kano/kayak datang dari nomor 500m kayak 4 putra yang dimotori Maizir Riyondra, Mugi Harjito, Joko Andriyanto, dan Andri Agus Mulyana. Mereka tampil luar biasa untuk mengalahkan kuartet Thailand, Aphisit Thamom, Methasit Sitthipharat, Praison Buasamrong, dan Aditep Srichart.

Kemenangan tersebut juga diikuti oleh tim putri yang berhasil mencuri emas dari nomor 500m kayak 4 berkat penampilan apik Raudani Fitra, Cinta Nayomi, Ana Rahayu, dan Stevany Maysche Ibo. Mereka mengalahkan jagoan Vietnam, Do Thi Thanh Thao, Ngo Phuong Thao, Luong Thi Dung, dan Ngo Thi Thu Hien.



Dan, perjuangan pasukan Garuda ditutup oleh emas dari Nurmeni, Sella Olce, Riska Andriyani, dan Dayumin dari nomor 200m kano 4 putri. Indonesia hanya kehilangan medali di hari terakhir ini dari nomor 200m kano perseorangan putri setelah Devina Safitri finish di urutan keempat.

Dengan hasil ini, skuad kano/kayak Indonesia telah mencapai target di SEA Games 2021 karena sukses mengumpulkan enam emas, delapan perak, dan tiga perunggu.

Yang lebih membanggakan adalah, kano/kayak dan dayung menjadi dua dari tiga olahraga penyumbang emas terbanyak. Sebelum kano/kayak berlomba, dayung telah lebih dulu menyumbang delapan emas dan enam perak. Sementara satu olahraga lain yang juga menyumbang enam emas adalah menembak.