Ini dia motivasi terbesar Zul Ilmi.
Cabang olahraga angkat besi Indonesia relatif mengenal satu nama sejauh ini, yakni Eko Yuli Irawan. Seiring dengan usianya yang terus bertambah, Indonesia harus segera mencari nama pengganti agar Indonesia dapat mengamankan medali di ajang turnamen internasional.

Sebagaimana yang biasa dilakukan oleh Eko Yuli Irawan. Kini, Indonesia menaruh asa pada nama Muhammad Zul Ilmi. Bagaimana tidak, atlet berusia 26 tahun itu langsung meraih medali emas dalam debutnya pada ajang SEA Games 2021 di Vietnam.



"SEA Games pertama, emas pertama. Saya persembahkan buat orang tua, karena mereka semangat Ilmi. Orang tua sangat mendukung," kata Zul Ilmi, saat ditemui di Hanoi Sports Training and Competition Center, Hanoi, Vietnam, Minggu, (22/5/2022).

Zul Ilmi sukses membawa pulang emas setelah membukukan total angkatan 337 kg. Dia melakukan angkatan terbaik Snatch 150 kg dan Clean and Jerk 187 kg. Meski begitu, dia merasa masih belum puas dengan angka yang telah dia catatkan.

"Kita enggak target emas sih. Apa yang kita latihan, dan maksimal saat Latihan, maka insya Allah kita buktikan," imbuhnya.

Zul Ilmi, yang mengungkapkan baru mulai menekuni angkat besi saat di bangku Sekolah Menengah Atas, mengaku terinspirasi oleh Eko Yuli Irawan untuk menjadi atlet angkat besi. Dia menonton lifter berusia 32 tahun itu pada Olimpiade London 2012.

"Saya lihat di TV, lihat Olimpiade di London. Jadi, terpancing ingin ikut. Saya mulai (latihan angkat besi) kelas 1 SMA. Kalua orang lain mungkin dari SD," ungkapnya. 

Zul Ilmi sebelumnya berhasil menandai debut pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dengan medali emas. Dia berhasil membukukan total angkatan 330 kg, masing-masing 150 kg untuk Snatch dan 180 kg untuk Clean and Jerk.
Hingga akhirnya Zul Ilmi berhasil masuk pemusatan pelatihan nasional (Pelatnas), dan berlatih bersama sang idola, Eko Yuli.

"Itu luar biasa. Saya sangat terinspirasi, banyak motivasi dari Mas Eko. Dia bilang 'kamu harus latihan terus jangan patah semangat, tunjukkan dirimu'." ujar lifter asal Aceh tersebut.

Hasilnya pun manis. Medali emas Zul Ilmi menjadi emas ketiga yang diraih tim angkat besi Indonesia. Emas pertama dipersembahkan oleh Eko Yuli Irawan pada kelas 61 kg setelah mencatatkan total angkatan 290 kg, dengan rincian Snatch 135 kg dan Clean and Jerk 155 kg.

Sementara emas kedua dari Rahmat Erwin Abdullah di kelas 73 kg setelah membukukan total angkatan 345 kg dengan Snatch 155 kg dan Clean and Jerk 190 kg.