Ketika menang disanjung tinggi, namun saat imbang atau kalah ingin ganti pelatih...
Laga FIFA Matchday antara Indonesia vs Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (01/06/2022) malam berakhir dengan hasil imbang yakni 0-0.

Pertandingan tersebut berjalan cukup monoton dengan Skuad Garuda banyak membuang peluang serta penyelesaian akhir yang kurang baik.

Hasil yang diraih oleh Marc Klok dkk membuat posisi Shin Tae-yong di timnas kian terpojokan.

Tuntuan pemecatan dilayangkan oleh banyak penggemar timnas Indonesia. Dan disamping itu juga, nama mantan pelatih Skuad Garuda terdahulu, Luis Milla menjadi trending di Twitter.







Nama pelatih asal Spanyol itu diperbincangkan netizen yang kecewa melihat permainan yang ditunjukan oleh skuad Garuda.

Melawan Bangladesh, yang secara kualitas dan ranking FIFA jauh, Indonesia sangat sulit mencetak gol.

Meski banyan penggemar yang memberikan kritik tajam untuk strategi STY, masih banyak pula yang membela mantan pelatih Timnas Korea itu karena. Netizen menilai pemain Timnas Indonesia tak bisa menerapkan strategi STY.

Catatan Bagus Luis Milla

Jika ingin melihat dari sisi permainan, memang sangat tampak jelas Skuad Garuda dibawah arahan Luis Milla sangat baik.

Saat dilatih Milla, Indonesia memang bermain dengan penguasaan bola dan mengandalkan operan-operan pendek yang identik dengan gaya bermain Tiki-taka Spanyol.

Dari 29 pertandingan yang dilakoni Milla bersama timnas Indonesia dan timnas U-23, Indonesia bisa meraih 13 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan sembilan kali tumbang.

Menariknya, Milla memiliki rekor yang apik kala membawa Timnas melawan tim sesama ASEAN. Total, cuma tiga kali Indonesia kalah melawan negara ASEAN saat dilatih oleh Milla. Sisanya, menang delapan kali dan imbang tiga kali.