Tayangan ulang memang off side. Tapi, mengapa VAR membiarkannya?
Tim nasional Inggris meraih hasil imbang yang dramatis dalam pertandingan UEFA Nations League 2022/2023 melawan Jerman, Rabu (8/6/2022) dini hari WIB. Skor 1-1 diwarnai kontroversi VAR yang tidak menganggap Harry Kane off side sebelum mendapatkan penalti yang menentukan hasil akhir.

The Three Lions berusaha mendapatkan poin setelah kalah melawan Hungaria dalam pertandingan pertama, akhir pekan lalu. Dan, dalam laga melawan Jerman itu, pasukan Gareth Southgate harus tertinggal lebih dulu dalam waktu lima menit setelah turun minum ketika Jonas Hoffman mencetak gol.

Inggris masih terus melawan, dan akhirnya mendapatkan hadiah penalti di menit-menit akhir. Kane tersandung di dalam kotak terlarang dan tersangkanya, Nico Schlotterbeck. Setelah berkonsultasi dengan VAR, wasit menunjuk titik penalti.

Namun, banyak yang berpikir hukuman kepada Der Panzer tidak seharusnya. Bukan karena pelanggaran yang dilakukan, melainkan kejadian sebelum penyerang Tottenham Hotspur tersebut terjatuh.

Banyak pendukung Jerman yang protes karena tayangan ulang televisi menunjukkan posisi Kane sebelum dijatuhkan. Dia berada di belakang garis pertahanan lawan ketika bola dimainkan. Itu terlihat tipis. Tapi, jelas posisi Kane off side.



Pertanyaannya, mengapa VAR dan wasit tidak menganggapnya off side? Dale Johnson dari ESPN punya analisisnya. Dia menjelaskan mengapa hukuman penalti itu diberikan ke Inggris, dan bukanya off side Kane. Johnson mendasarkan pendapatnya pada regulasi yang diakui FIFA.

"Harry Kane dalam posisi off side saat operan pertama dimainkan. Tapi, bola kemudian sengaja dimainkan oleh bek Jerman. Jadi, tidak akan ada off side melawan Kane karena fasenya diatur ulang," tulis Johnson di Twitter.



Warganet kemudian merespons dengan insiden Karim Benzema di final Liga Champions 2021/2022. Pemain Prancis itu berdiri dalam posisi offside ketika bola mengarah kepadanya setelah dibelokkan oleh Fabinho. Benzema mencetak gol, tapi kemudian dibatalkan VAR. "Itu dua kasus yang berbeda," tulis Johnson.

Terlepas dari polemik tersebut, Inggris masih berada di posisi yang kurang menguntungkan di Liga A Grup C. The Three Lions terbenam di dasar klasemen. Sementara Jerman unggul satu poin di urutan ketiga. Dan, Italia memimpin setelah mengalahkan Hungaria 2-1.