Di Jerman banyak yang menjuluki sebagai gol bunuh diri abad ini. Di Inggris, Johny Evans nyaris bikin dua gol bunuh diri.
Sepakbola menunjukkan diri sebagai olahraga penuh drama mengejutkan. Tidak hanya gol-gol cantik, tetapi juga tercipta gol bunuh diri yang terkadang sulit masuk di akal.

Pada laga Bundesliga, kiper Leverkusen Lukas Hradekcy menciptakan gol bunuh diri yang benar-benar aneh. Media Jerman menjulukinya sebagai gol bunuh diri abad ini.

Gol itu bermula dari sebuah back pass yang menuju gawang Leverkusen yang dikawal Hradecky. Sebenarnya bola tidak berbahaya dan tidak ada pemain Arminia Bielefeld yang mengancam gawangnya.

Ketika berupaya menyapu bola, Hradecky benar-benar mengacaukannya sehingga bola masuk ke gawangnya sendiri.

Kiper itu kemudian tampak malu karena berkat golnya Arminia Bielefeld menyamakan kedudukan.



Leverkusen unggul dulu 1-0 berkat gol Leon Bailey sebelum disamakan oleh blunder Hradecky.

Namun, rona wajahnya terhindar lebih malu lagi ketika Aleksandar Dragovic mencetak gol kemenangan bagi Leverkusen di menit-menit akhir.

Penjaga gawang berusia 30 tahun itu tampak lega dan memeluk Dragovic dengan penuh syukur saat peluit akhir berbunyi.

“Tim dan Dragovic membantu saya - biar saya akan terasa enak setelahnya,” tambah Hradecky dengan lega.

Itu adalah kemenangan tandang yang aneh bagi Leverkusen, yang kehilangan bek olahraga Sven dan Lars Bender karena cedera.

Johny Evans

Bunuh diri lain dibuat oleh bek Leicester City Johny Evans pada laga penting lawan Liverpool. Leicester kalah 0-3 dari Liverpool.

Tiga gol Liverpool seluruhnya dicetak lewat gol sundulan. Satu dari tiga gol sundulan itu bahkan dicetak oleh Jonny Evans sebelum disempurnakan oleh Diogo Jota dan Roberto Firmino.

Kemenangan itu membuat tim besutan Juergen Klopp memecahkan rekor tak pernah kalah di Anfield menjadi 64 pertandingan, melampaui torehan serupa dalam 63 pertandingan pada Februari 1978 hingga Desember 1980.

Setelah sukses mementahkan dua tembakan dari Curtis Jones dan Diogo Jota, kiper Leicester Kasper Schmeichel tak berkutik ketika Jonny Evans mencetak gol bunuh diri dengan sundulan atas umpan sepak pojok James Milner yang membuat Liverpool unggul pada menit ke-21.



Liverpool yang terus aktif memegang kendali permainan menggandakan keunggulan buah dari umpan silang cantik kiriman Andy Robertson yang disambut sundulan tajam Jota empat menit menjelang turun minum.

Gol itu membuat Jota memecahkan rekor sebagai pemain Liverpool pertama yang selalu menjebol gawang lawan dalam empat laga kandang pertamanya.

Johnny Evans kini mencetak 6 gol bunuh diri di Liga Premier. Rekor gol bunuh diri terbanyak oleh Richard Dunne yaitu 10 gol.