Justru Cuadrado yang masuk untuk posisi bek sayap kanan.
Beberapa hari terakhir Twitter diramaikan dengan sebuah postingan yang membawa nama full-back Inter Milan, Achraf Hakimi dan EA Sports. Apa yang sebenarnya terjadi ? Yap, mantan pemain Madrid itu tampak marah dan kecewa karena produsen game olahraga kenamaan dunia itu mengeluarkannya dari Tim Terbaik Serie A Musim 2020/21.

Menurut Hakimi apa yang dilakukan oleh perusahaan multinasional itu adalah sebuah "lelucon".

Pada pekan ini, rilis Team Of The Season di setiap kompetisi telah dkeluarkan, salah satunya adalah adalah Serie A. Dalam daftar itu ada nama-nama beken seperti Romelu Lukaku, Cristiano Ronaldo dan Dries Mertens yang mewakili lini serang. Sementara Franck Kessie, Rodrigo De Paul dan Domenico Berardi ditempatkan di lini tengah.



Namun, di lini pertahanan, banyak yang mempertanyakan kenapa nama Achraf Hakimi tidak ada, termasuk Hakimi sendiri.  Pemain timnas Maroko itu pun berkomentar di Twitter pada Jumat malam untuk menyuarakan ketidaksenangannya tentang keputusan tersebut.

"Benar-benar lelucon!. Jika Anda memiliki sesuatu terhadap saya, beri tahu saya!” tulis Hakimi di akun pribadinya, @AchrafHakimi.



Full-back Juventus, Juan Cuadrado diberikan tempat di tim, seperti halnya bek kiri AC Milan Theo Hernandez, tetapi jelas EA Sports tidak benar-benar mempertimbangkan nama mantan pemain Dortmund itu masuk ke dalam tim.

Selama musim 2020/21, Hakimi telah mencatatkan 46 penampilan di semua kompetisi musim, dan banyak yang memprediksi bahwa ia akan mendapatkan tempat di Team Of The Season.







Hakimi bukan satu-satunya pemain Inter Milan yang memiliki masalah dengan EA Sports dan FIFA terkait Tim Terbaik. Kembali pada bulan September tahun lalu, rekan Hakimi di Inter, Romelu Lukaku mengecam perusahaan karena ratingnya. Meskipun mencetak 34 gol dalam debutnya untuk La Beneamata, Lukaku diberi rating (85) yang sama seperti tahun sebelumnya, memicu reaksi keras dari penyerang Belgia itu di media sosial.

Mantan pemain Chelsea itu menuduh EA telah mengacaukan peringkat pemain.