Seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Ketemukah? Cek video.
Momen bersejarah seringkali terjadi dalam dunia sepakbola. Namun ada satu hal yang benar-benar membuat siapapun bingung harus bereaksi simpati atau tertawa. Momen tersebut datang dari bek andalan Arsenal, Gabriel. Dia kehilangan gigi ketika dia dan rekan satu timnya merayakan pertandingan terakhir David Luiz untuk klub.

Wajah pemain Brasil itu disikut saat sedang bersenang-senang dan terlihat menghabiskan beberapa menit mencari giginya yang hilang di lapangan Emirates bersama beberapa rekan-rekannya di tim.

Setelah kemenangan 2-0 mereka saat sukses menggulung habis Brighton, para pemain Arsenal bertemu di tengah lapangan untuk menyambut David Luiz, sekaligus sebagai tanda perpisahan terakhir sebelum kepergiannya dari klub.

Pemain berusia 34 tahun, yang meninggalkan klub saat kontraknya berakhir pada musim panas tersebut, tidak tampil karena cedera.



Setelah berjalan ke tengah, Luiz dipeluk oleh Gabriel sebelum anggota regu lainnya bergabung dalam perayaan.

Semuanya tampak senang dalam momen tersebut, semua staf sampai para pemain mulai tertawa, dengan mantan bintang Chelsea, Willian sambil menunjuk ke arah Gabriel.

Bek berusia 23 tahun itu kemudian menunjuk ke arah giginya, menandakan ada yang lepas.

Gabriel menghabiskan sekitar 20 menit berikutnya untuk mencari gigi yang hilang dengan beberapa anggota staf, mereka menundukkan kepala mereka selama 20 menit demi mencari gigi seorang Gabriel.

The Gunners finis kedelapan di Liga Premier musim ini, kehilangan kesempatan dalam ajang  Eropa di musim depan. Namun, hal tersebut bukanlah sesuatu yang meruntuhkan semangat juang para punggawa The Gunners. Mereka tetap yakin dengan performa terbaik mereka di ujung musim.

Mereka telah dikaitkan dengan sejumlah pemain dalam beberapa pekan terakhir, termasuk gelandang Sheffield United, Sander Berge, bek Fiorentina Nikola Milenkovic dan playmaker Norwich, Emiliano Buendia.

Arsenal juga berada di tengah kemelut, dengan para penggemar menuntut pemiliknya, Stan Kroenke untuk menjual klub.

Founder Spotify, Daniel Ek tertarik untuk membeli raksasa liga primer yang berjukuk The Gunners tersebut, bahkan mendapat dukungan dari beberapa legenda klub, termasuk mantan kapten Patrick Vieira.