Botol itu seolah menjadi jimat keberuntungan Swiss.
Penggemar Swiss wajib mengingat babak 16 besar Euro 2020, tepatnya saat tim kesayangan mereka mempermalukan Prancis lewat adu penalti. Di momen bersejarah itu, terselip cerita unik saat Granit Xhaka selalu menggenggam botol Coca Cola jelang drama adu penalti.

Mereka wajib menjalani adu penalti setelah bermain imbang 3-3 hingga perpanjangan waktu. Dan, pada momentum ini, apa yang dilakukan Granit Xhaka? Dia minum sebotol Coca-Cola. Dia melakukan itu saat memberikan pidato yang membangkitkan semangat kepada rekan setimnya jelang drama penalti.



Coca-cola memang menjadi trending topik di Euro 2020, apalagi setelah Cristiano Ronaldo menyingkirkan dua botol minuman soda itu saat menjalani sesi jumpa pers bersama timnas Portugal.

Kini, Xhaka sepertinya tak mau ketinggalan berulah dengan Coca-cola. Saat timnya sedang dalam ketegangan menghadapi adu penalti, dia justru terlihat meminum sebotol Coca-cola. Hal itu cukup menarik karena Xhaka meminum minuman soda itu di tengah pertandingan, di mana beberapa pemain justru menghindari minuman sejenis.

Bahkan, Xhaka yang merupakan kapten tim, memberikan motivasi kepada rekan-rekannya sambil memegangi botol Coca-cola yang belum habis dia minum. Hal inipun menuai banyak komentar di media sosial, terlebih komentar netizens di Twitter.



Yang jelas, malam tak terlupakan bagi Xhaka yang dinobatkan sebagai peraih Man of the Match. Dia berhak mendapatkan gelar itu setelah mendominasi area tengah, meski menghadapi dua gelandang terbaik dunia asal Prancis, Paul Pogba dan N'Golo Kante. Dia juga berhasil membawa timnya meraih kemenangan adu penalti yang tak terlupakan di Bucharest.