Jermaine Pennant adalah salah satu pemain yang tenggelam di zaman itu.
Era kepelatihan Rafael Benitez di Liverpool memang sudah lama berlalu. Tapi, ternyata masih diingat oleh beberapa mantan pemainnya, termasuk oleh Jermaine Pennant. Bedanya, memori pemain asal Inggris itu negatif.

Baru-baru ini, Benitez telah diumumkan sebagai pelatih baru Everton. Itu membuat beberapa penggemar Liverpool maupun Everton sama-sama frustrasi dan melontarkan kritik. Pasalnya, kedua klub bertetangga itu memiliki riwayat perseteruan yang sangat panjang.

Pelatih asal Spanyol itu memimpin periode yang sangat sukses Liverpool pada 2004-2010. Saat itu, dia membawa The Reds dua kali menuju final Liga Champions dengan salah satunya juara. Dia juga memenangkan Piala FA 2006.

Mengingat kepahlawanannya di Anfield dan keterikatan mendalam dengan Liverpool, beberapa pendukung Everton kurang terkesan dengan penunjukkan Benitez tersebut. Dia datang untuk menggantikan Carlo Ancelotti, yang kembali ke Real Madrid setelah pengunduran diri Zinedine Zidane.

Bukan hanya Everton, sejumlah pendukung Liverpool juga kecewa. Bahkan, ada mantan pemain asuhan Benitez, yang membongkar borok sang bos di masa lalu. Contohnya, Pennant.

Pria yang kini maish aktif bermain dan bertugas sebagai gelandang di Billericay Town itu secara verbal mengungkapkan keluhannya kepada Benitez. Dia menggambarkan mantan pelatih Valencia tersebut sebagai "pelatih terburuk" karena dikendaliukan dua pemain senior.

"Dengar, itu berbeda untuk setiap pemain, pemain yang berbeda akan bereaksi berbeda dengan Rafa. Tapi, di mata saya dia bukan pelatih hebat. Keterampilannya kurang. Steven Gerrard dan Jamie Carragher juga telah membuat hal ini diketahui publik, bahwa mereka juga seringkali mempersulit tim," ujar Pennant, dilansir Talk Sport.

"Saya merasa sulit untuk mendekatinya, melakukan percakapan dan berbicara tentang situasi tertentu di dalam maupun di luar lapangan. Dia tidak akan mendatangi anda. Dia tidak akan menarik anda ke samping dan mengobrol tentang apapun yang perlu didiskusikan. Dia seringkali menyerahkan urusan pada Gerrard," tambah Pennant.

"Terutama untuk pertandingan besar, di babak pertama jika segalanya tidak berjalan dengan baik, itu bukan dia yang menunjuk dan meneriakkan instruksi atau memberi tahu anda apa yang perlu dilakukan untuk memenangkan pertandingan ini. Yang datang justru Steven yang akan memberi anda arahan penting dan seringkali merubah situasi," ungkap Pennant.

"Steven adalah pemain sekaligus pelatih. Saya pikir setiap pemain akan menerimanya secara berbeda," ucap Pennant.




Memprediksi gagal total di Everton

Menurut pemain yang membuat 81 penampilan untuk Liverpool dalam tiga tahun pada 2006-2009 itu, Benitez tidak akan sukses di Everton. Alasannya, dia tidak memiliki keterampilan kepelatihan yang cukup untuk membawa perubahan di Goodison Park.

"Apakah dia akan menghadirkan kesuksesan di Everton? Apakah dia akan membawa mereka ke tingkat berikutnya? Secara pribadi saya tidak berpikir dia akan melakukannya. Maaf penggemar Everton!" tutur Pennant.

"Dia adalah legenda di Liverpool untuk pertandingan terkenal itu, bangkit dari ketertinggalan 0-3 di Liga Champions, yang 100% digerakkan oleh Gerrard dan saya tahu itu. Setelah Liverpool, anda melihat di mana dia berada? Newcastle dia tidak benar-benar merubah mereka. Dia hanya membuat mereka tetap bertahan," tambah Pennant.

Dengan penuh keyakinan, Pennant memprediksi Benitez akan menjadi salah satu pelatih yang dipecat sebelum musim kompetisi 2021/2022 berakhir.  "Saya hanya merasa dia akan sedikit stagnan di Everton," tutup Pennant.