Tanpa diperkenalkan secara resmi, hasilnya luar biasa. Bukan pemain seremonial.
Edin Dzeko tidak terkejut dengan awal yang luar biasa bersama Inter Milan. Penyerang berkebangsaan Bosnia-Herzegovina itu sudah mencetak enam gol dari tujuh pertandingan Serie A. Yang terbatu saat melawan Sassuolo.

Pada 14 Agustus 2021, Dzeko bergabung dengan Inter tanpa diperkenalkan secara resmi kepada media atau fans. Bahkan, dia langsung memainkan pertandingan persahabatan melawan Dynamo Kiev setelah disebutkan dalam starting line-up, dan mencetak gol kedua timnya untuk menang 3-0.

Kemudian, pada hari itu, Inter mengumumkan dia menandatangani kontrak dua tahun. Dzeko mencetak gol pertamanya untuk klub dalam kemenangan 4-0 melawan Genoa. Setelah itu, gol demi gol lahir di Serie A.

Aksi terbaru Dzeki dapat disimak saat melawan Sassuolo di Stadio Citta di Tricolore, Minggu (3/10/2021) dini hari WIB. Tuan rumah mendominasi babak pertama dan memiliki kontroversi atas potensi kartu merah Samir Handanovic. Tapi, permainan berubah ketika Dzeko masuk dari bangku cadangan.

Dalam 30 detik, pemain Bosnia-herzegoviba itu menyamakan kedudukan. Kemudian, dia mendapatkan hadiah penalti kemenangan, yang sukses dikonversi rekannya asal Argentina, Lautaro Martinez.

"Kami datang untuk membuat perbedaan. Karena itulah yang diminta pelatih dari kami dan kami memiliki banyak pemain berbakat yang tidak bisa semuanya berada di lapangan pada saat yang bersamaan," kata Dzeko selepas pertandingan, kepada Sky Sport Italia.

"Ketika anda masuk, anda harus memberikan lebih dari 100 persen. Itulah yang kami lakukan dan itu terbayar pada akhirnya," tambah mantan penyerang Manchester City tersebut.



Inter telah mencetak setidaknya dua gol di masing-masing dari 12 pertandingan Serie A terakhir. Itu menjadi rekor baru klub setelah mereka pernah mencetak 11 gol pada 1943.

Sayang, I Nerazzurri gagal mencetak gol dalam dua pertandingan Liga Champions. Apa yang membuat perbedaan? "Tidak ada penjelasan. Lebih mudah menilai dari sofa di depan televisi. Sayangnya kami belum mencetak gol di Liga Champions. Tapi, ini adalah kemenangan mendasar di Serie A," ungkap Dzeko.

Dzeko adalah rekrutan baru Inter sejak Ronaldo pada 1997/1998 yang mencetak setidaknya enam gol dalam tujuh pertandingan pembuka Serie A. Itu menunjukkan kualitas hebatnya.

"Saya berharap untuk memulai dengan kuat, karena saya tahu kualitas saya dan itulah mengapa Inter merekrut saya. Saya selalu memberikan yang maksimal, apakah saya memulai atau keluar dari bangku cadangan," tambah pemilik 16 caps dan 60 gol untuk Bosnia-Herzegovina itu.



Lalu, apa faktor yang membuat Dzeko langsung moncer di laga-laga awal musim dengan klub baru? Jawabannya sederhana, yaitu jam terbang penyerang berusia 35 tahun tersebut.

Dzeko datang ke Italia setelah secara resmi menandatangani kontrak denganAS Roma pada 12 Agustus 2015. Awalnya dengan pinjaman  4 juta euro plus opsi transfer 11 juta euro. Klausul ini diaktifkan pada 1 Oktober 2015 dan menjadikan Dzeko sebagai anggota tetap Roma.

Selama enam musim di ibu kota, Dzeko bermain 199 kali di Serie A dengan memproduksi 85 gol. Jika ditotal, dia merumput 260 pertandingan dan mengoleksi 119 gol. Jadi, itu sudah lebih dari cukup untuk melihat kualitas Dzeko yang sebenarnya.