Tampaknya, kekalahan dari Liverpool akan membuat Solskjaer terdepak. Kita tunggu saja.
Untuk kesekian kalinya, #OleOut menghiasi lini masa berbagai platform media sosial di seluruh dunia setelah Manchester United dibantai Liverpool lima gol tanpa balas di Old Trafford, Minggu (24/10/2021) malam WIB. Lalu, sampai kapan tagar ini akan beredar?

Liverpool menyambangi markas MU pada pekan kesembilan Liga Premier pada duel bertajuk Northwest Derby. Juergen Klopp menampilkan starting line-up yang terdiri dari Alisson Becker, Andrew Robertson, Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Trent Alexander-Arnold, James Milner, Jordan Henderson, Naby Keita, Diogo Jota, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah.

Sementara Ole Gunnar Solskjaer merespons dengan menampilkan David de Gea, Victor Lindelof, Harry Maguire, Luke Shaw, Aaron Wan-Bissaka, Scott McTominay, Fred, Mason Greenwood, Bruno Fernandes, Marcus Rashford, dan Cristiano Ronaldo.

Hasilnya, tuan rumah tampil mengecewakan setelah Keita membuka gol di menit kelima. Lalu, Jota menggandakan keunggulan enam menit berselang. Terakhir, Salah mencetak hattrick (38, 45+5, 50).

Solskjaer kemudian mencoba membalas dengan mengganti Greenwood  dengan Paul Pogba, Fernandes dengan Edinson Cavani, dan Marcus Rashford dengan Dalot. Tapi, hasilnya mengecewakan. Jangankan mencetak gol balasan, Setan Merah justru bermain dengan 10 orang setelah Pogba diusir wasit.

Kekalahan itu benar-benar membuat Solskjaer kini berada dalam masalah besar. Desakan pemecatak kepada nakhoda asal Norwegia tersebut semakin membahana di media sosial. Tagar #OleOut sudah menggema sejak lama dan semakin populer setelah kekalahan dari Liverpool.

Tagar yang sama sebenarnya sempat trending pada pertengahan pekan lalu saat MU bertemu Atalanta Bergamo di Liga Champions. Saat babak pertama, mereka tertinggal 0-2 dan para pendukung layar kaca mulai berisik di dunia maya. 

Beruntung, MU comeback pada babak kedua. Mereka merespons dengan baik untuk mencetak tiga gol dan membuat MU berbalik unggul 3-2. Kemenangan itu membuat #OleOut mereda seketika. Bahkan, muncul tagar tandingan #OleStay. Hanya saja tagar yang kedua ini tampaknya hanya candaan.



Pertanyaannya kini adalah kapan #OleOut akan benar-benar diwujudkan manajemen Setan Merah sesuai keinginan mayoritas suporter?

Pasalnya, tagar ini dimulai pada 14  September 2021 saat dikalahkan Young Boys di Liga Champions. Muncul lagi pada 22 September 2021 saat MU dikalahkan West Ham United di Piala Liga. Kemudian, berlanjut setelah kekalahan dari Asto Villa di Liga Premier, tiga hari kemudian.  

Sempat mereda lewat kemenangan di Liga Champions atas Villarreal, #OleOut kembali menggema setelah MU ditahan imbang Everton di Liga Premier. Selanjutnya, saat kekalahan didapatkan dari Leciester City di Liga Premier. Dan, tampaknya mencapai puncak setelah pertandingan melawan Liverpool.



Situasi bertambah panas karena para penonton sudah meninggalkan Old Trafford saat pertandingan belum berakhir. Ini pemandangan yang sangat jarang terlihat di kandang Setan Merah.

Karena itu, manajemen MU harus segera mencari solusi karena agenda di depan tidak mudah. Setan Merah akan bertemu Tottenham Hotspur di laga berikutnya. Kemudian, Manchester City. Jika belum ada solusi, MU berpeluang kembali dipermalukan Spurs dan The Citizens.