Ringkasan Berita
-
Inter Milan menjadi Juara Musim Dingin setelah menang atas Lecce, namun Chivu ingatkan pentingnya puncak klasemen di bulan Mei.
-
Inter menghadapi tantangan berat melawan tim degradasi, namun Esposito mencetak gol kemenangan setelah penalti dibatalkan.
-
Chivu dan Esposito memiliki sejarah panjang, dan meski Inter kesulitan, mereka berhasil menang berkat sikap dan ketahanan tim.
Cristian Chivu menekankan pentingnya konsistensi Inter hingga akhir musim meskipun menjadi Juara Musim Dingin.
Inter Juara Musim Dingin: Apa Artinya?
Cristian Chivu mengingatkan bahwa meskipun Inter Milan berhasil menjadi Juara Musim Dingin setelah kemenangan atas Lecce, yang terpenting adalah tetap berada di puncak klasemen pada bulan Mei. Inter memanfaatkan hasil imbang 0-0 Napoli melawan Parma untuk memimpin klasemen. Namun, Chivu menegaskan bahwa setiap poin akan menjadi pertarungan hingga akhir musim untuk meraih Scudetto.
Inter menghadapi tantangan berat saat melawan tim-tim yang berjuang menghindari degradasi. Meski sempat frustasi dengan keputusan penalti yang dibatalkan setelah tinjauan VAR, Francesco Pio Esposito mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan bola muntah dari penyelamatan Falcone terhadap tendangan Lautaro Martinez di menit ke-78.
Kedekatan Chivu dan Esposito
Chivu dan Esposito memiliki sejarah panjang bekerja sama. Chivu mengenang Esposito sebagai anak tujuh tahun yang tumbuh bersamanya. “Saya mengenalnya luar dalam, keluarganya, ambisinya, kerja kerasnya sejak akademi muda. Dia adalah kapten saya di tim Primavera Inter dan saya senang untuknya, seperti halnya saya senang untuk seluruh tim, karena ini adalah pertandingan yang sangat rumit,” kata Chivu kepada DAZN Italia.
Inter kesulitan menembus pertahanan Lecce dan babak pertama berjalan lambat. “Saya sudah menduga ini akan sulit, karena setelah menghabiskan banyak energi di pertandingan melawan Napoli dan tidak mendapatkan hasil penuh, itu membebani kami. Saya ingat sebagai pemain, menghadapi pertandingan lain 72 jam kemudian adalah salah satu hal tersulit,” jelas Chivu.
Meski menghadapi kesulitan dalam menemukan cara dan ketajaman yang tepat untuk membuat pilihan tertentu, tim ini memiliki sikap yang benar, percaya hingga akhir, dan memiliki hati untuk membawa pulang kemenangan. Ini adalah pertandingan di mana lebih mungkin kalah daripada menang. Anak-anak ini pantas mendapatkan kesuksesan, karena mereka melakukan segalanya untuk membawa hasil pulang.
Chivu mengejutkan banyak media di Italia dengan memberikan timnya hari libur menjelang pertandingan ini, meskipun baru bermain pada hari Minggu. Melihat penampilan babak pertama yang buruk, apakah dia berpikir mungkin itu bukan ide yang baik? “Atau kita bisa membalikkan pertanyaan dan mengatakan mungkin kita menang karena hari libur itu,” jawabnya.
“Ini semua relatif, saya tidak perlu membenarkan pilihan saya. Saya membuat keputusan ini berdasarkan pengalaman saya, apa yang saya lihat dalam latihan, apa yang saya lihat di mata para pemain ini. Mungkin sepak bola Italia tidak terbiasa dengan cara saya melakukan beberapa hal dan mereka mungkin tampak aneh, kadang-kadang mereka membuahkan hasil dan kadang-kadang tidak, tetapi semua itu tidak menarik minat saya. Yang menarik minat saya adalah lima bulan ke depan musim ini. Saya percaya pada kedewasaan para pemain saya.”
Karena ini secara teknis adalah pertandingan Minggu ke-16, artinya Inter sekarang secara resmi menjadi Juara Musim Dingin Serie A, karena mereka berada di puncak klasemen pada tahap pertengahan, enam poin di depan Napoli. Milan masih bisa menutup celah itu, tetapi mereka memiliki pertandingan sulit sendiri melawan Como besok malam.
“Saya pernah memenangkan semi-gelar Juara Musim Dingin ini sebelumnya dalam karir saya, tetapi itu tidak berarti apa-apa, yang penting adalah berada di sana pada bulan Mei,” kata Chivu. “Apa yang ini berarti adalah bahwa kami kompetitif, tetapi seperti yang saya katakan hari itu, ini akan menjadi pertarungan hingga akhir untuk setiap poin.”
Inter terkenal belum mengalahkan klub-klub besar lainnya musim ini di Serie A, tetapi tidak seperti tim-tim tersebut, mereka memiliki catatan hampir sempurna melawan lawan yang kurang bergengsi.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!