Ringkasan Berita
-
Keputusan VAR dalam laga Barcelona vs Atletico Madrid memicu kontroversi dan kritik dari pemain Barcelona.
-
Barcelona berencana mengajukan keluhan resmi ke RFEF terkait keputusan wasit yang dianggap merugikan.
-
Kontroversi VAR menyoroti perlunya peningkatan transparansi dan penggunaan teknologi dalam sepak bola.
Frenkie de Jong dan Eric Garcia mengkritik keputusan wasit dalam kekalahan Barcelona melawan Atletico Madrid di Copa del Rey.
Keputusan VAR yang Memicu Kontroversi
Pertandingan antara Barcelona dan Atletico Madrid dalam leg pertama semifinal Copa del Rey menjadi sorotan bukan hanya karena kekalahan telak Barcelona 4-0, tetapi juga karena keputusan kontroversial dari wasit. Frenkie de Jong dan Eric Garcia, dua bintang Barcelona, secara terbuka mengkritik keputusan wasit yang dianggap merugikan tim mereka. Salah satu momen paling kontroversial adalah keputusan VAR yang memakan waktu delapan menit untuk menganulir gol Pau Cubarsi karena offside. Manajer Hansi Flick menyebut keputusan wasit Spanyol sebagai 'kekacauan', terutama terkait keputusan offside tersebut dan keberadaan Giuliano Simeone di lapangan.
Reaksi Pemain Barcelona
Frenkie de Jong, kapten Barcelona pada malam itu, mengungkapkan kebingungannya terhadap keputusan wasit yang menganulir gol Cubarsi. Dalam wawancara dengan Sporty TV, de Jong mengatakan, 'Saya melihat gambar setelahnya dan jelas tidak ada offside. Gambar yang ditampilkan di televisi tidak menunjukkan kontak dengan bola, dan kemudian Anda melihat gambar di mana Fermín menembak dan bek berada satu meter di belakang Robert. Saya pikir ini sangat aneh.' De Jong menambahkan bahwa jika keputusan tersebut bukan hasil dari kecerdasan buatan, maka ini adalah skandal karena sangat jelas.
Eric Garcia juga merasa kecewa dengan keputusan wasit. Malam itu menjadi malam yang harus dilupakan bagi Garcia, yang mencetak gol bunuh diri dan diusir keluar lapangan. Garcia mengkritik lamanya waktu yang dibutuhkan untuk memutuskan offside, 'Saya pikir memalukan bahwa pertandingan dihentikan selama enam menit untuk memutuskan apakah itu offside ketika mereka memiliki wasit otomatis. Offside yang bahkan tidak bisa Anda lihat. Kami sudah membuat segalanya sulit untuk diri kami sendiri, dan kemudian kami menambahkan ini.'
Garcia juga menyoroti insiden lain di lapangan, 'Tantangan dari Giuliano pada Balde adalah kartu merah yang sangat jelas. Kemudian kartu merah saya, saya tergelincir, tetapi dia juga memukul saya. Tampaknya sangat mudah memberikan keputusan melawan kami.'
Barcelona berencana untuk mengajukan keluhan resmi kepada Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) terkait keputusan wasit dalam pertandingan tersebut. Keputusan ini menunjukkan ketidakpuasan yang mendalam dari pihak Barcelona terhadap cara pertandingan tersebut dipimpin.
Di sisi lain, Atletico Madrid merayakan kemenangan mereka dengan penuh semangat. Kemenangan ini memberikan mereka keunggulan besar menjelang leg kedua, dan mereka berharap dapat mempertahankan performa mereka untuk melaju ke final Copa del Rey.
Keputusan wasit dalam pertandingan ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang penggunaan teknologi VAR dan bagaimana keputusan dibuat. Banyak yang berpendapat bahwa teknologi seharusnya membantu mengurangi kontroversi, tetapi dalam kasus ini, justru menambah kebingungan.
Para penggemar Barcelona merasa frustrasi dengan keputusan tersebut, dan banyak yang mengungkapkan kemarahan mereka di media sosial. Mereka merasa bahwa tim mereka diperlakukan tidak adil dan berharap ada perubahan dalam cara VAR digunakan di masa depan.
Keputusan kontroversial ini juga memicu perdebatan tentang integritas wasit dan bagaimana keputusan dibuat dalam pertandingan penting. Banyak yang menyerukan transparansi yang lebih besar dan penjelasan yang lebih jelas tentang bagaimana keputusan dibuat.
Di tengah kontroversi ini, Barcelona harus mengalihkan fokus mereka ke pertandingan berikutnya dan berusaha bangkit dari kekalahan ini. Mereka memiliki pekerjaan berat di depan mereka jika ingin membalikkan keadaan di leg kedua.
Atletico Madrid, di sisi lain, akan berusaha memanfaatkan keunggulan mereka dan memastikan tempat mereka di final. Mereka tahu bahwa Barcelona adalah tim yang kuat dan tidak akan menyerah dengan mudah.
Keputusan wasit dalam pertandingan ini akan terus menjadi bahan perbincangan, dan banyak yang berharap ada perubahan dalam cara VAR digunakan di masa depan. Sementara itu, para pemain dan penggemar Barcelona harus menerima kenyataan dan berusaha untuk bangkit dari kekalahan ini.
Kontroversi ini menunjukkan betapa pentingnya keputusan wasit dalam pertandingan sepak bola dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi hasil pertandingan. Ini adalah pelajaran bagi semua pihak untuk terus meningkatkan teknologi dan proses pengambilan keputusan dalam olahraga.
Dengan keluhan resmi yang diajukan Barcelona, kita mungkin akan melihat perubahan dalam cara VAR digunakan di masa depan. Namun, untuk saat ini, fokus harus tetap pada pertandingan berikutnya dan bagaimana tim dapat bangkit dari kekalahan ini.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!