Apa yang dikatakan sebenarnya?
Timnas Vietnam akan memulai laga Piala AFF 2020 sebagai juara bertahan dengan tekad yang kuat untuk mempertahankan gelarnya.

Pelatih Golden Star Warriors, Park Hang-seo menyatakan pada 19 November bahwa ia akan mengirim pasukan terkuatnya ke turnamen dengan tujuan mengamankan gelar berturut-turut. Daftar tersebut mencakup 33 pemain Vietnam, sebagian besar terdiri dari mereka yang berlaga di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022.



Setelah menderita enam kekalahan berturut-turut dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia, tim Vietnam disebut-sebut akan mengukuhkan posisinya di kawasan Asia Tenggara.

“Kami adalah juara bertahan Piala AFF, jadi citra dan reputasi kami perlu dipertahankan,” ujar Tran Quoc Tuan, wakil presiden Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF).

Menurut wakil presiden, VFF telah mengubah jadwal dan format V.League 1 dan V.League 2, menciptakan kondisi bagi pemain terpilih untuk meninggalkan klub mereka untuk tim nasional.

Vietnam tetap berada di puncak Asia Tenggara dalam peringkat FIFA yang terbaru, tetapi Thailand selalu menjadi musuh bebuyutan mereka di wilayah tersebut. Selain itu, mereka menghadapi persaingan ketat dari rival regional lainnya seperti Indonesia dan Malaysia.

Vietnam dan Thailand diundi sebagai unggulan teratas sehingga tidak akan bermain di grup yang sama.

Vietnam akan bermain di Grup B bersama Malaysia, Indonesia, Kamboja, dan Laos.

Grup A terdiri dari Thailand, Myanmar, Filipina, Singapura, dan pemenang pertandingan play-off antara Timor-Leste dan Brunei.

Piala AFF, turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara, seharusnya berlangsung tahun lalu, tetapi ditunda hingga akhir tahun ini karena pandemi Covid-19.

Singapura telah dipilih untuk menjadi tuan rumah turnamen yang dijadwalkan berlangsung dari 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.