Bersama Espanyol, Real Mallorca memastikan promosi ke La Liga setelah hanya menghabiskan satu musim di Segunda Division.
Bersama Espanyol, Real Mallorca memastikan promosi ke La Liga setelah hanya menghabiskan satu musim di Segunda Division. Klub dari Kepulauan Balearic itu bukan tim besar di Spanyol. Tapi, Los Bermellones pernah dikenal sebagai tempat bermain sejumlah pesepakbola top.

Klub ini didirikan pada 1916 dan telah menikmati kesuksesan sederhana selama seabad keberadaannya. Mallorca pernah memenangkan Copa del Rey, Supercopa de Espana, hingga Piala Winners. Semua itu hadir di masa keemasan pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an.

Tapi, seperti roda yang berputar, kehidupan di Mallorca juga tidak selalu mulus. Masa-masa sulit dialami Mallorca dalam 5 musim terakhir. Mereka tidak hanya naik-turun ke Segunda Division-La Liga atau sebaliknya, melainkan sempat terdampar hingga Segunda B.

Sepanjang sejarahnya, Mallorca pernah diperkuat beberapa pesepakbola ternama yang memiliki reputasi internasional. Beberapa pemain hebat itu bahkan tanpa disadari pernah bermain untuk klub berseragam merah-hitam. Ini tidak termasuk pemain seperti Takefusa Kubo.

Berikut ini 12 pemain terkenal masa lalu yang tanpa disadari pernah memperkuat Real Mallorca:


1. Samuel Eto’o (Main 165)

Samuel Eto'o memenangkan tiga gelar La Liga dan dua trofi Liga Champions bersama Barcelona. Lalu, Serie A dan Liga Champions bersama Inter Milan. Tapi, tidak banyak yang tahu bahwa Pemain Terbaik Afrika empat kali itu memulainya dengan Mallorca selama 5 tahun.

Awalnya, Eto'o bergabung dengan status pinjaman dari Real Madrid. Lalu, pemain Kamerun itu mengantongi 70 gol dalam 165 penampilan untuk Mallorca. Itu membuat dirinya kembali ke salah satu dari dua klub besar La Liga. Kali ini bersama Barcelona.

Eto'o kemudian menjadi salah satu penyerang terbaik di Eropa dan akhirnya menikmati masa-masa di Inggris bersama Chelsea dan Everton. Setelah sempat bermain di Italia, Turki, dan semusim bersama Qatar SC, pemain berusia 40 tahun itu mengakhiri karier bermain selama 22 tahun pada 2019.


2. Ivan Campo (Main 34)

Ivan Campo dikenal sebagai bek berambut ikat yang meninggalkan Real Madrid untuk Bolton Wanderers. Tapi, sebelum lima tahun masa jabatannya di ibu kota Spanyol, Campo memiliki satu musim di Mallorca. Di sana, dia mencetak satu gol dalam 34 penampilan.

Penampilan di lini tengah untuk Mallorca menarik minat Madrid. Di sana, dia memenangkan La Liga dan Liga Champions. Dia pensiun pada 2010 setelah menghabiskan tahun-tahun terakhir kariernya dengan Ipswich Town dan AEK Larnaca.


3. Giovani dos Santos (Main 32)

Giovani dos Santos sempat menjadi fenomena saat lulus dari La Masia. Tapi, dia mulai menurun ketika dia bergabung dengan Tottenham Hotspur pada musim panas 2008. Orang Meksiko itu gagal meyakinkan Harry Redknapp sehingga harus pergi dengan serangkaian pinjaman, termasuk ke Mallorca pada 2012/2013.

Dia mencetak enam gol dalam 29 penampilan La Liga. Tapi, tidak bisa mencegah klubnya terdegradasi. Mallorca tidak dapat mengontraknya secara permanen. Jadi, Giovani bergabung dengan Villarreal untuk mencoba menghidupkan kembali kariernya.

Pemain berusia 31 tahun itu bermain 88 kali untuk LA Galaxy sebelum dibebaskan tahun lalu. Giovani sekarang berada di negara asalnya, Meksiko, dengan Club America dan mencetak empat gol dalam 42 penampilan sejauh ini.


4. Quinton Fortune (Main 8)

Keberuntungan Quinton Fortune adalah tampil di tiga musim perebutan gelar Liga Premier bersama Manchester United (MU). Tapi, dia hanya menerima satu medali karena gagal memainkan 10 pertandingan yang dibutuhkan. Dia bermain sembilan kali pada 2003, tapi diberi medali dengan dispensasi khusus.

Memang, pemain Afrika Selatan itu memiliki karier yang aneh. Dia membuat beberapa penampilan untuk Mallorca sebelum diambil alih Atletico Madrid, yang kemudian  hengkang ke MU pada 1999. Dia menyelesaikan karirnya bersama Doncaster Rovers pada 2010 setelah sempat bermain di Italia dan Belgia.


5. Finidi George (Main 45)

Finidi George memenangkan tiga gelar Eredivisie berturut-turut dan Liga Champions bersama Ajax pada pertengahan 1990-an sebelum bergabung dengan Real Betis. Tapi, dia menghabiskan satu musim di Mallorca sebelum secara mengejutkan pindah ke Ipswich Town pada 2001.

Pria Nigeria itu mencetak lima gol untuk klub, yang dia ikuti sebagai akibat dari degradasi Betis ke Segunda Division. Tiga tahun kemudian, George kembali ke Mallorca. Dia membuat 14 penampilan tambahan sebelum pensiun.


6. Jonas Gutierrez (Main 104)

Sebelum tampil sebanyak 205 kali untuk Newcastle United, Jonas Gutierrez mencetak lima gol dalam 104 pertandingan untuk Mallorca. Sempat terjadi perselisihan kontrak ketika ingin hengkang dari klub yang akhirnya mengakibatkan Mallorca menerima kompensasi dari Newcastle.

Gutierrez sembuh total dari kanker testis selama waktunya di St James' Park sebelum kembali ke Spanyol dengan Deportivo La Coruna. Pemain berusia 36 tahun, yang terkenal dengan perayaan topeng Spiderman itu sekarang menjalani tahun-tahun terakhir kariernya di negara asalnya Argentina bersama Banfield.


7. Alan Hutton (Main 17)

Alan Hutton menghabiskan paruh kedua musim 2012/2013 di Mallorca dengan status pinjaman dari Aston Villa. Pemain Skotlandia itu bersedia tinggal di klub pada tahun berikutnya, meski terdegradasi. Lalu, dia kembali ke Villa, menghabiskan sebagian dari kampanye 2013/2014 dengan status pinjaman di Bolton.

Hutton tetap tanpa klub setelah meninggalkan Villa pada akhir kontraknya sebelum mengumumkan pengunduran diri dari permainan setelah mencatatkan 433 penampilan klub dan 50 caps untuk Skotlandia.


8. Lauren Bisan-Etame Mayer (Main 80)

Lauren adalah bagian dari skuad Mallorca yang memenangkan Supercopa de Espana 1998. Bek kanan tersebut kemudian menikmati lebih banyak kesuksesan di Arsenal dengan memenangkan dua gelar Liga Premier dan tiga Piala FA. Dia juga salah satu anggota The Invincibles asuhan Arsene Wenger pada 2003/2004.

Selama beberapa bulan terakhirnya bersama Mallorca, Lauren memenangkan Piala Afrika bersama Kamerun pada 2000 dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik. Dia sekarang pensiun setelah menyelesaikan karier di Spanyol bersama Cordoba.


9. Lionel Scaloni (Main 28)

Pelatih timnas Argentina saat ini, Lionel Scaloni, bermain sebanyak 28 kali untuk Mallorca dengan status pinjaman dari Lazio menjelang akhir karier bermainnya. Bek sayap itu menghabiskan 18 bulan di klub Spanyol sebelum kembali ke Lazio dan bermain untuk Atalanta menjelang pensiun pada 2015.

Scaloni juga menghabiskan waktu dengan West Ham United selama masa pinjaman pada 2006. Dia membantu The Hammers mencapai final Piala FA. Pemain berusia 42 tahun itu memenangkan La Liga dan Copa del Rey di awal kariernya bersama Deportivo.


10. Sander Westerveld (Main 6)

Sander Westerveld pertama kali muncul bersama FC Twente dan Vitesse Arnhem. Dia meninggalkan tanah airnya ke Liverpool, sebelum berangkat ke Real Sociedad di Spanyol. Ketika waktu permainannya mulai berkurang, penjaga gawang tersebut bergabung dengan Mallorca dengan status pinjaman. Tapi, hanya membuat enam penampilan.

Sempat membela Portsmouth dan Everton, Westerveld akhirnya pensiun. Pria berusia 46 tahun itu kini menjadi pelatih penjaga gawang di salah satu klub Afrika Selatan, Ajax Cape Town.


11. Thomas Partey (Main 38)

Thomas Partey, yang pernah menjadi bagian penting dari skuad Diego Simeone sebelum bergabung dengan Arsenal musim panas lalu. Awalnya, dia merasa kesulitan untuk masuk ke tim utama Atletico Madrid. Lalu, dia mengundurkan diri pada musim 2013/2014 dan bergabung ke Mallorca yang baru terdegradasi dengan status pinjaman. Di Segunda Division, dia mencetak lima gol.

Setelah masa pinjaman lagi di Almeria pada tahun berikutnya, Partey mengalami peningkatan yang stabil di Atletico. Dia membuat 42 penampilan di semua kompetisi pada 2018/2019, mencetak tiga gol, dan menjadi bagian dari tim juara Liga Eropa 2017/2018.


12. Jonathan de Guzman (Main 37)

Jonathan de Guzman menghabiskan lima tahun pertama karier seniornya di Feyenoord sebelum dibujuk ke Spanyol oleh Mallorca. Tapi, hanya 37 penampilan dan tujuh gol, gelandang itu pindah ke Villarreal. Kemudian, dia pindah ke Swansea City, Napoli, Carpi, Chievo Verona, dan saat ini Eintracht Frankfurt.