Wayne Rooney kembali menjadi akar masalah di Derby.
Usai diterpa isu miring soal dirinya yang didapati bersama dengan perempuan-perempuan seksi di bar. Kini, kabar lain tak kalah menyedihkan datang dari Wayne Rooney.

Segalanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk untuk pelatih Derby County itu, di mana mantan pemain Manchester United tersebut bertanggung jawab karena telah melukai salah satu pemainnya sendiri dalam insiden di kamp pelatihan klub di Pennyhill Park, Surrey.

Dengan hanya dua minggu tersisa sampai pertandingan pembuka Championship Division melawan Huddersfield, tim asuhan Rooney sementara hanya berisi sembilan pemain senior yang terdaftar dalam skuad mereka. Dua di antaranya adalah penjaga gawang - dan salah satu dari pemain tersebut dilaporkan telah absen selama 12 minggu.

Situasi itu diperparah ketika Jason Knight mengalami cedera cukup serius di bagian pergelangan kaki saat latihan. Rooney pada saat itu terpaksa harus ikut dalam sesi latihan, karena jumlah skuad yang sedikit akibat Derby belum bisa memenuhi regulasi.

Gelandang berusia 20 tahun yang berasal dari Republik Irlandia itu harus menepi di pinggir lapangan. Bukan oleh ulah pemain lawan, melainkan pelatihnya sendiri.

Usai kejadian itu, Rooney berbicara tentang cedera Knight. "Jason akan absen selama delapan hingga 12 minggu," dia menegaskan. “Dia telah menggoyang pergelangan kakinya. Untungnya, dia tidak memerlukan operasi tetapi perlu waktu untuk memastikan dia mendapatkan pergelangan kakinya kembali kuat."

Rooney juga agak menyesali perbuatannya sambil memuji Knight. "Tentu saja (ini adalah pukulan besar). Semua orang tahu apa yang dibawa Knight kepada kami. Dia adalah pemain yang fantastis, energi yang hebat, dan kami dihadapi kerugian walau kami harus menghadapinya," timpal Rooney.

Dalam komentar pasca-pertandingannya setelah kekalahan 1-2 dari Salford, Rooney juga bersumpah untuk tidak meninggalkan pekerjaannya sebagai pelatih Derby.



Rooney juga mengungkapkan pihak di belakang layar ---- Rooney menyinggung soal keuangan klub --- perlu bergerak cepat jika klub ingin bersaing musim depan.

"Yang bisa saya lakukan adalah mencoba mengembalikan martabat dan kebanggaan ke klub ini. Jelas, itu telah hilang dalam beberapa tahun terakhir dan itu adalah tugas saya untuk mengembalikannya. Saya membutuhkan orang lain untuk melakukan pekerjaan mereka,” timpalnya.

"Ini tidak ideal, sangat sulit untuk tidak mengetahui seperti apa skuad saya dalam waktu dua minggu ketika liga dimulai. Bagaimanapun kami bisa, kami harus menyelesaikannya," ujarnya.

Mampukah Derby bertahan di Championship musim ini? Beri tahu kami pendapat Anda di komentar.