Banyak yang mengunggulkan Man City dan PSG akan melaju. Tapi, mereka lupa dengan Leipzig.
Menjalani pertandingan pertama menghadapi juara Liga Premier sekaligus runner-up Liga Champions musim lalu, Manchester City, ternyata tidak membuat RB Leipzig gentar. Wakil Bundesliga itu justru berjanji akan memberi kejutan yang tak terduga.

Dalam sepakbola, mental tidak mau kalah sebelum bertarung sangat dibutuhkan. Apalagi bagi klub yang akan menjamu tim yang kekuatannya sudah diatas mereka. Sebab, apapun bisa terjadi di lapangan sehingga ketakutan untuk bertanding dengan klub besar adalah suatu yang harus dihindari. 

Gelandang Leipzig, Kevin Kampl, telah mengeluarkan peringatan keras kepada Man City pada pertandingan pembuka Grup A di Etihad Stadium, Kamis (16/9/2021) dini hari WIB.

"Mereka memiliki banyak kualitas, dan di atas kertas anda akan mengatakan bahwa PSG dan Man City harus maju. Tapi, kami dapat mengejutkan orang-orang dan kami memiliki keinginan untuk mengecewakan tim mana pun," kata Kampl, dilansir Manchester Evening News. 

Selain Leipzig, Man City juga akan menghadapi Paris Saint-Germain dalam pertempuran grup untuk mendapatkan salah satu dari dua tempat teratas di grup. Agar bisa memastikan diri maju ke babak selanjutnya, kemenangan menjadi kewajiban. Man City akan tahu bahwa mereka harus mengalahkan tim seperti Leipzig untuk mengimbangi raksasa Prancis itu. 

Di lain sisi, Kampl mengaku tidak puas dengan tempat ketiga atau keempat. Dia bersikeras untuk membawa Leipzig mengalahkan klub  asuhan Pep Guardiola dengan tujuan maju ke babak selanjutnya. 

"Kami akan memberikan segalanya untuk keluar dari grup karena jika tidak, tidak ada gunanya bermain," tambah pesepakbola kelahiran Solingen, 9 Oktober 1990, tersebut.

Leipzig berada di grup yang sama dengan Manchester United di Liga Champions musim lalu. Dengan materi pemain dan pengalaman yang mulai dimiliki di Benua Biru, mereka mempunyai kemampuan untuk membuat kejutan, khususnya setelah melaju jauh ke kompetisi ini pada musim 2019/2020.

Saat itu, Leipzig berada di bawah kendali Julian Nagelsmann. Mereka berhasil mencapai semifinal, mengalahkan Tottenham Hotspur dan Atletico Madrid dalam perjalanan ke empat besar.

Untuk musim lalu, Leipzig berhasil mencapai babak 16 besar. Sayangnya mereka dikalahkan Liverpool dalam dua leg. Tapi, mereka mencapai fase knock-out itu setelah menjadi runner-up Grup H dan menyingkirkan MU dari kompetisi elite tersebut.