Sejauh ini Arsenal berada di posisi yang kurang menguntungkan.
Menurut jurnalis dari Daily Star, Paul Brown, penampilan Arsenal yang sejauh ini tidak stabil adalah akibat dari ketidakmampuan Mikel Arteta meramu skuad yang ada. 

Para pemain masih belum padu dan Brown mengungkapkan bahwa hal tersebut adalah juga buntut panjang dari kebijakan dan strategi transfer Arsenal sepanjang bursa transfer musim panas yang lalu.

Ada sisi paradoks dalam prosesnya. Dimana Arsenal sukses mendatangkan 6 pemain muda berusia 23 tahun ke bawah. Namun The Gunners juga kesulitan menjual para pemain muda yang lama.



Hanya Joe Willock yang jadi satu-satunya pemain yang meninggalkan klub secara permanen, sementara talenta muda menjanjikan lainnya seperti William Saliba dan Reiss Nelson dipinjamkan. 

Brown memandang ini sebagai masalah bagi pihak klub London utara itu, karena demografi klub jadi tidak seimbang, “Masalah sebenarnya di Arsenal adalah mereka memiliki skuad besar yang penuh dengan pemain muda dan mereka masih memiliki banyak pemain yang tidak dapat mereka singkirkan, yang telah mereka coba singkirkan selama beberapa jendela transfer terakhir." katanya pada Givemesports.

Lebih lanjut Brown mengatakan, "Jadi, mereka berada dalam situasi di mana 'oke, kami punya A, B, dan C, kami mencoba untuk kalah, tetapi kami tidak memiliki penawaran atau tidak ada yang dapat diterima. Jadi, apakah kita kemudian membiarkan X, Y dan Z pergi?'”

Pemain Mana yang Coba Disingkirkan Arsenal?

Untuk merampingkan skuad Arsenal perlu mengakali situasi dengan menjual beberapa pemain yang sekiranya tak masuk dalam skema dan proyeksi pelatih. 

Diantaranya ada Eddie Nketiah yang telah dikaitkan dengan kepindahan ke Crystal Palace. Juga ada  Sead Kolasinac yang sudah didekati oleh Benfica 
 
Alexandre Lacazette adalah pemain lain yang tampak seolah-olah ingin hengkang, namun tetap di Arsenal dan sekarang memasuki tahun terakhir kontraknya, yang berarti bahwa Lacazette bisa meninggalkan Emirates tanpa bayaran pada 2022.

Bagaimana Arteta Menghadapi Situasi Ini?

Agaknya menjadi jelas bahwa ada beberapa ketidakpastian musim panas ini tentang skuad yang akan dimiliki Arteta pada akhir jendela transfer. Namun, paling tidak ia sekarang tahu dengan siapa ia akan bekerja setidaknya sampai Januari mendatang.

Tujuannya sekarang adalah untuk memastikan bahwa pemain lapis kedua tetap termotivasi, sehingga mereka siap untuk turun tangan dan tampil jika sewaktu-waktu dibutuhkan klub.



Sama pentingnya bahwa ia memiliki rencana untuk bursa transfer Januari mendatang. 

Jika ia ingin membangun proyek jangka panjang yang sukses di Arsenal, dia perlu duduk bersama Direktur Teknik Edu Gaspar dan mencari tahu dengan tepat siapa yang ia inginkan di klub bersamaan dengan menurunkan pemain yang bukan bagian dari rencananya di jendela transfer musim dingin mendatang.