Ini terjadi di Serie A akhir pekan lalu setelah pertandingan Lazio melawan Inter Milan.
Sudah jadi pemandangan yang wajar ketika seorang pesepakbola menghadapi mantan rekan setimnya. Tidak jarang mereka bercanda atau betukar jersey setelah peluit akhir dibunyikan. Tapi, hal aneh justru terjadi di laga Lazio melawan Inter Milan, akhir pekan lalu.

Saat laga sudah bubar dan para pemain hendak menuju ruang ganti, tiba-tiba saja dengan perasaan penuh suka cita, Luiz Felipe (Lazio) menghampiri, lalu melompat dan menaiki punggung pemain Joaquin Correa (Inter). 

Felipe dan Correa merupakan teman baiknya ketika masih sama-sama berseragam Lazio. Mereka berpisah pada Agustus tahun ini ketika Correa pindah ke Inter dengan status pinjaman selama setahun dengan opsi kewajiban untuk membeli di akhir musim 2021/2022. 

Dengan kondisi lelah dan wajah ditekuk setelah I Nerazzurri kalah 1-3, Correa tampak kesal ketika Felipe "bercanda". Felipe melompat ke bahu Correa seolah-olah mereka masih rekan satu tim. 

Reaksi Correa benar-benar mengejutkan Felipe. Dia tampak tidak senang. Correa terlihat menepi Felipe dengan tangannya dan wajahnya juga tidak terlalu senang dengan kelakuan kawannya. Insiden itu kemudian memicu perkelahian kecil antara pemain dari kedua kesebelasan.



Melihat insiden itu, wasit dengan cepat mengacungkan kartu merah sebagai hukuman. Felipe sangat bingung dengan kesalahpahaman itu sehingga dia benar-benar menangis saat dia dibawa pergi oleh ofisial klub.

Tandem Felipe, Patricio Gabarron Gil atau yang biasa dikenal Patric, memberikan penjelasan terkait dengan insiden aneh tersebut. Baik Patric, Felipe, maupun Correa selama ini memang dikenal kawan baik. Tapi, mungkin candaan Felipe datang diwaktu yang kurag tepat lantaran tensi pertandingan memang panas.

"Kami bertiga berteman baik. Saya juga merasa bersalah karena sayalah yang sebenarnya menyuruh Felipe untuk menghibur Joaquin," ucap bek asal Spanyol itu.