Keputusan wasit yang benar-benar aneh terjadi di Skotlandia. Cek videonya!
Dalam laga pertandingan pekan 14 Liga Premier Skotlandia antara Dundee United vs Aberdeen, akhir pekan lalu, ada insiden dan momen aneh yang melibatkan pemain dengan suporter. 

Pertandingan tersebut berlangsung cukup sengit dan sempat memanas hingga wasit mengeluarkan dua kartu merah dengan jarak tiga menit. Hanya saja, salah satu kartu merah dalam pertandingan tersebut terlihat sangat aneh. Pasalnya, pemain  Aberdeen, Funso Ojo, tidak melakukan pelanggaran berbahaya.

Kartu merah yang diberikan gara-gara Ojo terlibat insiden dengan seorang pendukung Dundee. Kartu merah itu hanya berselang beberapa menit dari pengusiran pemain Dundee, Ryan Hedges. 

Tapi, itu tidak memiliki korelasi dengan kartu kuning kedua, yang berarti merah, untuk Ojo. Insiden aneh itu tercipta ketika pemain asal Belgia tersebut mengejar bola sebelum keluar dari permainan. Karena kecepatannya, Ojo sulit berhenti secara mendadak sehingga harus melompati papan iklan dan baru terhenti di pagar pembatas.

Saat terhenti itulah salah seorang pendukung Dundee berdiri dari kursinya dan mendorong gelandang Aberdeen itu. Sempat terjadi ketegangan sebelum Ojo memilih mundur untuk melanjutkan permainan.

Ojo sama sekali tidak melakukan provokasi kepada penonton itu dalam bentuk apa pun yang membuat dirinya mendapatkan dorongan. Tapi, di mata wasit, Ojo yang salah. Dia mendapatkan kartu kuning dan kemudian merah karena sebelumnya juga sudah diperingatkan.

Jadi, dapat dimengerti jika Ojo merasa kesal dan sempat mempertanyakan keputusan wasit. Begitu pula dengan rekan-rekannya yang lain. Tapi, wasit tetap bergeming dan menganggap Ojo bersalah.

Setelah pertandingan, kepolisian setempat memastikan pria yang mendorong Ojo sudah diamankan.  "Setelah penyelidikan atas insiden selama pertandingan Dundee dan Aberdeen, seorang pria berusia 35 tahun telah ditangkap dan didakwa sehubungan dengan penyerangan terhadap pemain Aberdeen. Dia telah dibebaskan karena berjanji untuk tidak mengulanginya lagi," bunyi pernyataan Kepolisiaan North East, dilansir Sky Sports.



Saat kejadian tersebut, pertandingan masih berlangsung tanpa gol. Lalu, pada menit 80, Dundee memastikan kemenangan mereka berkat gol  Ian Harkess. 

"Ini mengecewakan (hasilnya) karena kami memegang kendali untuk sebagian besar permainan. Terlebih lagi ketika itu 10 melawan 11 pemain," kata Pelatih Aberdeen, Stephen Glass.

"Kemudian sedikit ketidakdisiplinan dari Funso kembali ke insiden itu mungkin membuat kami kehilangan kesempatan di babak kedua untuk memiliki pemain tambahan. Seharusnya itu tidak terjadi. Dia melompati papan setelah bola keluar dari permainan. Dia didorong. Wasit seharusnya melindungi pemain daripada menghasilkan kuning kedua," kata Glass.

"Dia (Ojo) terlihat kecewa. Saya akan mendukung pemain itu, meski saya pikir dia sedikit mengecewakan kami," pungkas Glass.