Bayangkan jika pemain-pemain itu saat ini masih membela Chelsea.
Thomas Tuchel telah mengubah skuad Chelsea yang unggul di semua lini sejak penunjukannya sebagai pelatih pada Januari 2021. Pria asal Jerman ini telah menjadikan The Blues sebagai salah satu tim paling sulit dihadapi di Eropa.

Dia memimpin Chelsea mengalahkan Real Madrid, Atletico Madrid, hingga Manchester City dalam perjalanan memenangkan Liga Champions musim lalu. Musim ini, langkah mereka terus berlanjut. Yang paling baru mengalahkan Juventus empat gol tanpa balas.

Chelsea memiliki salah satu skuad paling seimbang dan lengkap di Eropa, dengan banyak pemain bersaing untuk setiap posisi di tim. Terlepas dari kedalaman ini, skuad Tuchel tidak memiliki beberapa pemain di posisi tertentu yang memiliki kualitas khusus.

Nah, berikut adalah daftar 5 mantan pemain Chelsea yang ingin diajak Tuchel bekerjasama di Stamford Bridge:


1. Cesc Fabregas

Di masa kejayaannya, hanya sedikit pemain yang tahu cara membongkar pertahanan dengan satu operan seperti Cesc Fabregas. Gelandang Spanyol itu bergabung dengan Chelsea pada musim 2014/2015 dan membantu The Blues meraih gelar Liga Premier pada musim pertamanya.

Satu hal yang terkadang tidak dimiliki Chelsea di bawah Tuchel adalah gelandang yang bisa memainkan operan untuk membelah pertahanan tanpa berkeringat.

Dalam musim perebutan gelar terakhir Chelsea bersama Antonio Conte, Fabregas memainkan peran dengan sempurna. Pelatih Italia itu memasukkan Fabregas sebagai pemain pengganti pada beberapa kesempatan melawan tim-tim yang bermain dalam blok-blok yang dalam.




2. Eden Hazard

Tidak ada keraguan bahwa Eden Hazard mencatatkan namanya dalam sejarah Chelsea sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dikontrak. Pemain Belgia itu memberi Chelsea tujuh tahun terbaik dalam kariernya. Dia mencetak lebih dari 100 gol dan memenangkan beberapa trofi.

Hazard membantu Chelsea memenangkan sejumlah pertandingan dan berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia di Stamford Bridge. Hazard berperan penting bagi Chelsea saat meraih gelar Liga Premier 2014/2015 dan 2016/2017. Dia mengakhiri kariernya di Chelsea pada musim 2018/2019 dengan penampilan luar biasa ketika kemenangan final Liga Europa dihasilkan melawan Arsenal.

Pemain berusia 31 tahun itu telah dikaitkan akan kembali ke Chelsea. Hazard adalah pemain yang terbukti memiliki kualitas. Tapi, Tuchel bisa menggunakannya dengan baik jika Hazard berada dalam penampilan masa lalunya.


3. Frank Lampard

Satu hal yang kurang dari Chelsea di bawah Tuchel adalah gol dari lini tengah. Selain mencetak gol penalti, gelandang Chelsea jarang menambahkan gol ke tim secara konsisten dalam beberapa musim terakhir.

Bek Chelsea telah mencetak 13 gol di Liga Premier musim ini. Sementara pemain tengah hanya tujuh. Padahal, di masa lalu, mereka memiliki gelandang pencetak gol paling baik di Liga Premier, yaitu Frank Lampard. Lampard selalu meyakinkan timnya untuk mencetak dua digit gol selama musimnya di klub.

Jadi, Tuchel akan dengan senang hati menerima pemain ulung dengan jaminan banyak gol dari lini tengah seperti Lampard jika dia bisa memiliki mesin waktu.




4. John Terry

Dalam sejarah Chelsea, John Terry adalah bek terhebat yang pernah bermain di Liga Premier. Dia juga kapten Chelsea terhebat yang pernah ada. Dia adalah pemain yang Tuchel tidak bisa menolaknya. Terlepas dari kekejaman The Blues dalam pertahanan, Terry muda akan langsung masuk ke tim ini.

Bek Inggris ini dikenal hebat dalam membaca permainan dan menguasai bola dengan tenang, sesuatu yang Tuchel miliki hari ini di Chelsea bersama Thiago Silva. Tapi, kepemimpinannya yang patut dicontoh yang membuatnya menjadi aset bagi tim mana pun.

Bek tengah itu sangat pandai memimpin timnya sehingga para pelatih Chelsea terkadang membiarkannya menangani ruang ganti selama dan setelah pertandingan.

Terry adalah motivator yang sangat baik, selain menjadi bek yang hebat. Dia selalu muncul untuk mencetak gol ganjil untuk timnya saat dibutuhkan. Dia memiliki jangkauan operan yang luas dengan kedua kaki dan kemampuan keluar dari masalah, sesuatu yang dihargai Tuchel di timnya.


5. Didier Drogba

Didier Drogba tahu bagaimana cara mencetak gol-gol penting. Drogba mencetak sembilan gol dalam 10 pertandingan laga final untuk Chelsea dan memenangkan delapan diantaranya.

Striker Pantai Gading ini adalah orang pertama yang mencetak gol di empat final Piala FA. Drogba juga mencetak gol penyeimbang di waktu normal dan kemudian penalti kemenangan di final Liga Champions melawan Bayern Muenchen.

Jika Drogba muda bermain untuk Tuchel saat ini, tidak dapat dihindari bahwa Chelsea akan menjadi tim yang lebih hebat. Selain tajam, Drigba juga memiliki jiwa kepemimpinan dan mentalitas seorang pemenang. Drogba masih dihormati di Chelsea atas prestasinya bersama klub hingga detik ini.