Doa Kaesang tidak terijabah, Seto keluarkan pernyataan sindiran
PSIM Jogja berhasil lolos ke 8 Besar Liga 2, sekaligus memupuskan harapan Bos Persis Solo, Kaesang Pangarep yang sebelumnya berharap agar rivalnya tersebut tidak melaju ke babak 8 besar Liga 2.



Sebagaimana diketahui, ulah Kaesang sempat jadi sorotan, setelah berteriak di depan wartawan menginginkan Persijap Jepara menang, sehingga Laskar Mataram gagal lolos.



Dalam laga di Stadion Manahan, Selasa (30/11/2021), skuad asuhan Seto Nurdiyantoro berhasil menaklukkan Persijap Jepara dengan skor 1 - 0. Gol dari Arbeta Rockyawan membuat Laskar Mataram berhak menemani rival bebuyutan mereka, Persis Solo guna melenggang ke babak sistem gugur.

Seto yang pernah melatih PSS Sleman kemudian mengirimkan pesan kepada anak bungus dari Presiden Jokowi Widodo tersebut setelah laga melawan Kalinyamat Warrior.

Seto yang sempat difavoritkan oleh pundit kenamaan Indonesia, Justinus Lhaksana sebagai calon pelatih timnas Indonesia, kemudian menyindir balik Kaesang yang sebelumnya mendoakan PSIM kalah.

"Mas Kaesang salam dari saya selamat ya. Seperti itu, saya mendoakan untuk Persis Solo yang terbaik," ujar Seto.



"Persis Solo apapun yang jelas itu silaturahmi tetap kita jaga, rivalitas hanya 90 menit di pertandingan. Kalau ada salah dari saya, saya mohon maaf. Kalau gak begitu kita gak dekat. Salam buat mas Kaesang," tambahnya.

Seto menuturkan perkataan Kaesang seolah menjadi motivasi penyemangat bagi skuad asuhannya meraih poin penuh.

"Sampai saat ini Tuhan masih memberi kesempatan pada kami, terima kasih mas Kaesang sudah memberi semangat dan motivasi buat kami," ujar Seto.

"Itulah kita memberikan support yang positif, doa kami, doa kita semua buat Persis dan mas Kaesang," imbuhnya.