Assist yang sempat diperdebatkan fans dengan komentator Martin Tyler.
Xabi Alonso banyak dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik abad ke-21, meskipun posisinya kerap dilupakan begitu saja. Bagi pencinta sepakbola sejati, peran Alonso sebagai gelandang sangat berarti besar bagi setiap tim yang dia bela.

Mantan gelandang Liverpool, Real Madrid, dan Bayern Muenchen itu sangat menyenangkan untuk ditonton di lapangan. Dia sering kali memberikan umpan-umpan brilian dengan visi yang memanjakan rekan-rekannya.

Sebagai bukti tak terbantahkan, mantan pemain asal Spanyol itu pernah menghasilkan salah satu assist terbaik yang pernah dilihat oleh para penggemar Liga Premier.

Tepatnya pada 30 November 2005 saat Liverpool mengalahkan Sunderland 2-0 berkat gol dari Luis Garcia dan kapten klub, Steven Gerrard. Proses gol pembuka itulah yang membuat siapapun yang menyaksikan tayangan ulangnya akan terkagum-kagum.



Dari setengah lapangan lebih, dalam situasi dihimpit oleh banyak pemain lawan, Alonso dengan tenang dan terukur menendang bola yang belum sempat jatuh ke atas rumput. Itu merupakan cara yang sulit untuk digambarkan.

Yang jelas, usaha yang dilakukan Alonso itu adalah sebuah umpan yang kemudian menghasilkan assist gemilang untuk Garcia. Bola dengan mudah diarahkan oleh Garcia ke gawang lawan.

Namun, paling jenius dari proses gol tersebut adalah teknik, visi, dan kelincahan dari seorang Alonso. Umpannya kepada Garcia dalam laga itu bisa dikatakan adalah salah satu assist paling jenius sepanjang sejarah di Liga Premier.

Seperti yang diharapkan, video pendek yang memperlihatkan aksi Alonso  itu membuat penggemar Liverpool kagum, walau banyak yang menyadari bahwa mereka mungkin tidak menghargai betapa bagusnya Alonso.

Seperti yang ditunjukkan oleh salah satu penggemar, Alonso juga menghasilkan assist mengejutkan lainnya untuk Gerrard hanya 15 menit kemudian, membuktikan betapa bagusnya mantan gelandang timnas Spanyol tersebut.

Fans bahkan mempermasalahkan komentar Martin Tyler, dengan komentator legendaris menyebut umpan Alonso "spekulatif". Sementara penggemar Liverpool berpikir dia tahu persis apa yang dia lakukan. 

Alonso mengakhiri waktunya di Liverpool pada 2009 setelah bermain 143 kali di Liga Inggris bersama The Reds. Alonso mencetak 15 gol dalam prosesnya.

Legenda Spanyol itu kemudian pindah ke Real Madrid dan Bayern, di mana dia bermain masing-masing 158 pertandingan di La Liga dan 79 laga di Bundesliga.