Percuma kalau begitu banyak pemain bintang...
Paris Saint-Germain (PSG) baru saja mengalahkan Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, pada T
Rabu (16/2) lalu. Satu-satunya gol dalam laga itu dicetak oleh Kylian Mbappe pada menit 90+4.

Seharusnya PSG bisa menang dengan skor yang lebih menyakinkan andai aja megabintang mereka, Lionel Messitidak gagal mengeksekusi penalti dalam laga yang berlangsung di Stadion Parc des Princes tersebut. 

Dengan keunggulan tipis itu, La Pulga tidak ingin berkata-kata sembarangan apalagi saat ditanyai peluang membawa PSG juarai Liga Champions untuk kali pertama.

“Ini rumit untuk memenangkan Liga Champions. Ini rumit karena ini adalah kompetisi yang menyatukan tim terbaik. Detail sekecil apa pun, kesalahan sekecil apa pun, dapat menghilangkan Anda," kata Messi dilansir dari Sportskeeda.

"Saya pikir kami memiliki tim yang dapat mencoba untuk memenangkannya," tambahnya.

Messi sadar kalau skuad PSG dipenuhi dengan pemain-pemain bintang. Tetapi itu bukanlah jaminan mutlak, apapun bisa terjadi.



“Kami senang dengan itu, dan kami sangat berharap kami bisa melakukannya, tetapi kami harus tenang. Saya ulangi, sulit untuk memenangi Liga Champions," ujar Messi.

Kunci utama untuk menjuarai tropi paling bergengsi bagi klub-klub elit ini bagi Messi adalah fokus.

"Tidak selalu tim terbaik yang memenangkannya, dan Anda benar-benar harus fokus pada semua detail, berpikir untuk menjadi tim terkuat," lanjutnya.

Pencapaian Messi dan PSG dalam hal Liga Champions sangat berbanding terbalik. D
PSG belum pernah memenangi Liga Champions. Titik puncaknya adalah pada musim 2019/20, saat itu PSG berhasil melaju ke final tetapi kalah 0-1 dari Bayern Muenchen.

Sementara itu, Messi telah mengangkat 4 trofi Liga Champions bersama Barcelona. 
Dan keberadaan Messi di PSG tentu diharapkan untuk bisa membuat PSG berjaya memenangkan Liga Champions.