Terlalu banyak momen berharga untuk dilewatkan. Simak highlight pertandingannya ?
Pertandingan final Carabao Cup alias Piala Liga Inggris 2021/22 yang mempertemukan dua klub raksasa, antara Chelsea melawan Liverpool berjalan sengit dan seru.

Laga yang berlangsung pada Minggu (27/2) malam WIB di stadion Wembley itu dihiasi oleh banyak drama. Mulai dari
VAR, 4 gol yang dianulir, hingga babak panjang adu penalti. Bisa dipastikan laga ini membuat 'senam jantung,' terutama bagi kedua kelompok suporter klub.

Mari kita bahas satu persatu.

Empat gol yang dianulir dalam laga ini terjadi dengan alasan yang sama, offside. 
Pertama-tama, pada menit ke-69 bek Liverpool, Joel Matip, yang membuka keran offside.

Dan dalam hal ini Chelsea yang paling sial. Karena sisanya alias tiga gol sekaligus dibatalkan hanya karena terjebak offside.
Dua gol yang dilesatakan oleh Kai Havertz, masing-masing pada menit ke-77 dan 110  dan satu lagi oleh Romelu Lukaku pada menit ke-97.

Dan dua dari empat gol yang dianulir itu diputuskan usai wasit melalukan pengecekan VAR. Namun, diantara momen VAR yang paling kontroversial terjadi untuk Liverpool.




Situasinya bermula dari skema tendangan bebas, ketika Joel Matip membobol gawang Chelsea usai menyundul bola hasil dari sundulan Sadio Mane. 

Gol apik tersebut dianulir bukan karena Matip atau Mane yang berada dalam posisi offside. Namun wasit melihat ada pemain Liverpool lain yang berada dalam posisi offside yakni Virgil van Dijk.

Dan Van Dijk sama sekali tidak menyentuh bola saat tendangan bebas diambil oleh Trent Alexander-Arnold. Namun, usai wasit melakukan pengecekan VAR, Van Dijk dinyatakan offside karena  pemain timnas Belanda itu dinilai menghalangi pergerakan pemain Chelsea sehingga Sadio Mane dalam posisi bebas untuk menyambut umpan.

Keputusan wasit itu lantas diprotes oleh  Liverpool. Karena jelas-jelas merusak momen selebrasi gol pembuka mereka.
Yang pada akhirnya hal itu jugalah yang membuat laga berlanjut hingga babak tambahan waktu.

120 menit lebih dan belum ada satupun yang mencetak gol. Laga terpaksa dilanjutkan ke babak adu penalti dan pada momen inilah puncak keseruannya.

Menjelang babak adu penalti, Thomas Tuchel memasukkan Kepa Arrizabalaga untuk menggantikan Edouard Mendy. Tentu saja Kepa diharapkan bisa seperti yang sudah-sudah, menjadi pahlawan di babak tos-tosan.

Dan adu penalti berlangsung tidak cukup lima penendang. Karena semua penendang outfield player (non-kiper) Chelsea dan Liverpool, masing-masing 10 pemain, sukses menjebloskan bola ke gawang. 

Dan tibalah giliran penjaga gawang: Kepa Arrizabalaga untuk Chelsea dan  Caoimhin Kelleher untuk Liverpool. Nama terakhir yang disebutkan mendapat kesempatan pertama dan Caoimhin Kelleher sukses mengecoh Kepa. Dan nasib sebaliknya untuk Chelsea. Sepakan Kepa melambung jauh dari sasaran.

Dan untuk itu, Liverpool dinobatkan sebagai juara Carabao Cup dengan skor akhir babak penalti 11-10. Adakah yang lebih seru dari laga final ini? Tulis komentar Anda di kolom komentar yang tersedia.


Simak highlight pertandingannya di bawah ini: