Ayo Mas Giovanni van Bronckhorst lebih semangat lagi..
Ada harapan dan tugas besar ketika Giovanni van Bronckhorst, legenda sepakbola Belanda yang merupakan keturunan Indonesia, ketika ditunjuk sebagai pelatih Glasgow Rangers menggantikan Steven Gerrard.

Namun harapan itu belum bisa terpenuhi di musim perdananya, terutama di level Liga Champions. Bagaimana tidak, klub elite Skotlandia itu hancur-hancuran di kompetisi tersebut. Dari 5 laga fase Grup A, Glasgow Rangers tak pernah sekalipun merasakan kemenangan.

Catatan buruk itu diakhiri dengan kekalahan melawan Ajax Amsterdam pada Rabu (2/11) dini hari WIB.  Laga yang berlangsung di Stadion Ibrox tersebut berkesudahan dengan skor 1-3.

Dengan begitu Glasgow Rangers makin sah menjadi juru kunci papan klasemen Grup A dengan 0 poin. Dan untuk diketahui, Rangers menjadi tim Skotlandia pertama yang kalah di semua laga fase grup dengan catatan kebobolan 20 gol, yang juga merupakan terburuk sepanjang sejarah Liga Champions.

Glasgow Rangers kalah dua kali dari Liverpool, masing-masing dengan skor 1-7 dan 0-2, lalu kalah dengan skor yang sama dari Napoli 0-3 dan kalah dengan skor 0-2 di pertemuan pertama dengan Ajax Amsterdam, sehingga itu semua menggenapkan catatan kebobolan 20 gol mereka.



Mengenai hal itu, Giovanni van Bronckhorst selaku pelatih Rangers mengungkapkan tim besutannya memang memiliki kualitas yang berbeda dari tim lain di Grup A.

"Setelah memainkan enam pertandingan Anda dapat melihat perbedaan level, itulah mengapa sangat sulit bagi kami untuk mendapatkan hasil baik," katanya mengelak.

Sementara itu di level domestik, Glasgow Rangers sementara ini berada di posisi kedua, terpaut 4 poin dari Glasgow Celtic.