Hanya satu yang masih aktif bermain. Sisanya adalah legenda. Tidak ada nama Lionel Messi.
Kalau sudah bicara timnas, seorang pesepakbola akan melakukan apa saja untuk membela negaranya. Terpilih untuk mewakili timnas sudah merupakan kebanggaan yang tak bisa terjelaskan, apalagi bisa dimainkan dan mengukir prestasi.

Dan dengan Euro 2020 dan Copa America 2021 yang sedang berlangsung, rasanya tak terelakkan bahwa pesepakbola tertentu akan menarik perhatian publik dengan cara bersinar ketika negara mereka bergantung pada mereka.

Karena itu, situs olahraga Givemesport, telah memutuskan untuk mengambil tugas monumental ini ; dimana mereka
menyusun starting line up terhebat dalam sejarah sepak bola. Ukuran yang dipakai ialah turnamen internasional.


Ini jauh lebih sulit daripada yang Anda bayangkan, tetapi setelah menelusuri ingatan dan sejarah yang berdasarkan catatan turnamen-turnamen internasional, Givemesport telah mengantongi nama-nama yang pantas.

Jadi kalau ada pesepakbola yang menurut Anda hebat tapi tak memiliki prestasi ketika membela negaranya di level internasional, jangan harap ada dalam daftar ini. Mari kita simak ; 


GK: Iker Casillas (Spanyol)

Sulit untuk meninggalkan pemain seperti Dino Zoff, Lev Yashin dan Gianluigi Buffon, tetapi tidak ada yang lebih baik daripada menjadi kapten negara di Piala Dunia dan meraih dua trofi Euro dalam empat tahun. Dialah Iker Casillas.


DF: Carlos Alberto (Brasil)


Kapten timnas Brasil di era 1970-an.
Pencetak salah satu gol di final Piala Dunia terbaik. Dialah Carlos Alberto, legenda hidup yang kisahnya banyak menginspirasi generasi Selecao berikutnya.


DF: Franz Beckenbauer (Jerman Barat)

Pemenang Piala Dunia dan Euro hanya dalam waktu dua tahun, Beckenbauer mungkin adalah bek terhebat yang pernah ada dalam sejarah sepak bola internasional. Jerman beruntung memilikinya.




DF: Daniel Passarella (Argentina)

Passarella tidak hanya memenangkan dua Piala Dunia dalam delapan tahun bersama Argentina, ia juga bertindak sebagai kapten tim, ia juga memiliki rekor 22 gol dalam 70 pertandingan, dan ingat Passarella merupakan seorang pemain bertahan.

MF: Garrincha (Brasil)

Dengan dua medali pemenang Piala Dunia serta Sepatu Emas dan Bola Emas dalam kompetisi paling bergengsi, prestasi Garrincha untuk Brasil adalah salah satu yang terbesar yang pernah dilihat dalam permainan internasional.


MF: Lothar Matthaus (Jerman Barat/Jerman)

Biarkan meresap sejenak dalam pikiran Anda ; Bahwa Matthaus bermain di tiga final Piala Dunia berturut-turut. Ketika memperkuat timnas Jerman, dia hampir tak tertandingi.

MF: Michel Platini (Prancis)

Empat puluh satu gol dalam 72 pertandingan adalah pencapaian yang luar biasa bagi seorang gelandang, tetapi rekor bersejarah Platini dengan sembilan gol hanya dalam lima pertandingan untuk membawa Prancis meraih kejayaan di Euro 1984 adalah hal yang tak kalah hebatnya.




MF: Diego Maradona (Argentina)

Maradona menjadi kapten Argentina di Piala Dunia 1986 dan tentu saja yang tak terlupakan dari tahun-tahun itu, bahwa Argentina menyabet gelar kedua dalam sejarah mereka yang panjang, diantara itu Maradona berdiri sebagai pahlawan.


FW: Pele (Brasil)

Sesederhana ini: Pele adalah satu-satunya pemain dalam sejarah yang memenangkan tiga Piala Dunia. Dan tentu saja masih sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Brasil.

FW: Cristiano Ronaldo (Portugal)

Bagaimana mungkin kita mengabaikan pemenang Ballon d'Or lima kali ini? Menenangkan Euro edisi sebelumnya dan tak lama lagi Ronaldo akan melampaui 
jumlah gol Ali Daei, dan menjadikannya pencetak gol internasional terbesar sepanjang masa.

FW: Miroslav Klose (Jerman)

Starting line up ini akan menjadi aib, jika kita tidak memasukkan pencetak gol terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Ya, Miroslav Klose, 15 gol dan satu trofi dari empat turnamen yang ia ikuti.


Tidak ada tempat untuk Messi

Maaf, Lionel Messi, tetapi ketika berbicara tentang sepak bola internasional, kami tidak dapat memasukkan seseorang yang belum pernah memenangkan penghargaan besar apapaun. Sementara 3 nama di lini depan, di level timnas masing-masing pernah mengangkat trofi bergengsi.

Untuk bergabung dalam daftar ini, Messi perlu untuk mengangkat salah satu dari Piala Dunia, Euro atau Copa America lebih dulu.