Ada yang masih eksis, tapi tidak sedikit yang tak diketahui rimbanya
Banyak yang berubah di Manchester United sejak David de Gea bergabung dengan klub yang bermarkas do Old Trafford itu dari Atletico Madrid pada musim panas 2011. De Gea direkrut sebagai pengganti Edwin van der Sar dan memulai perjalanan panjang itu saat debutnya melawan Chicago Fire dalam pertandingan persahabatan pra-musim.

Untuk menandai satu dekade De Gea berseragam Manchester United, kami telah melihat Starting XI Manchester United dari pertandingan melawan Chicago Fire itu, dan mencoba memberitahu Anda kemana para pemain itu, dimana mereka sekarang dan seterusnya.

Kita mulai dari nama pertama yang disebut dalam tulisan ini ;


GK : David de Gea

Setelah menyelesaikan kepindahannya senilai 17 juta pounds ke United, De Gea awalnya berjuang untuk mengatasi kerasnya kompetisi di sepak bola Inggris. Dia kemudian tumbuh dan berkembang menjadi salah satu kiper terbaik di dunia, memenangkan penghargaan Pemain Terbaik United sebanyak empat kali.



Pemain timnas Spanyol itu telah membuat lebih dari 400 penampilan selama 10 tahun di United, melampaui rekor Peter Schmeichel untuk pemain yang berasal dari luar Inggris.

Tapi roda berputar, dalam beberapa tahun terakhir De Gea mulai tidak jadi pilihan tunggal seiring dengan meningkatnya performa dari Dean Henderson.


LB : Fabio 

Fabio bermain di final Liga Champions 2011 melawan Barcelona, ​​​​namun Fabio tidak pernah benar-benar membuktikan dirinya sebagai pemain reguler. Bek sayap ini sempat bermain di Cardiff City dan Middlesbrough sebelum akhirnya bergabung dengan klub Ligue 1 Nantes pada 2018, di mana ia bertahan hingga hari ini.

Sementara itu, Jonny Evans telah menemukan kembali bentuk terbaiknya sejak meninggalkan United pada 2015, tampil mengesankan untuk West Brom dan Leicester City. Dia baru-baru ini membantu The Foxes memenangkan Piala FA untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

CB : Phil Jones 

Jones bergabung dengan United bersama De Gea pada musim panas 2011 dan dianggap sebagai salah satu prospek muda terbaik di dunia sepakbola.

“Jones, bisa dibilang dari penampilannya, bisa menjadi pemain terbaik kami,” kata Sir Alex Ferguson pada 2013. “Saya pikir Jones mungkin salah satu pemain terbaik yang pernah kami miliki, di mana pun kami memainkannya. Pada usia 21 tahun, dia akan menjadi pemain yang fenomenal.”

Bek tengah itu masih menjadi pilihan yang bagus bagi Manchester United tetapi gagal memenuhi harapan tinggi dari Sir Alex, buktinya ia hanya membuat delapan penampilan selama dua musim terakhir.


CB : Chris Smalling

Smalling membuktikan dirinya sebagai pemain reguler di tim United sepanjang tahun 2010, terutama bersinar selama kepelatihan Louis van Gaal.

Setelah digantikan oleh Harry Maguire, bek tengah tersebut bergabung dengan klub Serie A yakni AS Roma dengan status pinjaman dan kemudian pindah secara permanen pada akhir musim 2019-20.


RB : Patrice Evra 

Evra memenangkan dua gelar Serie A bersama Juventus setelah meninggalkan United, dia juga dibebaskan oleh Marseille dan menjalani tiga bulan yang terlupakan di West Ham.

Pria berusia 40 tahun itu mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia sepak bola pada 2019 dan sejak itu menjadi seorang pundit yang sangat menghibur di Sky Sports.


CM : Mame Biram Diouf 

Diouf hanya membuat sembilan penampilan kompetitif selama waktunya di United dan dijual ke klub Bundesliga Hannover 96 pada Januari 2012.

Diouf  kembali ke Inggris bersama Stoke City pada 2014 dan menghabiskan enam tahun bersama Potters sebelum bergabung dengan klub Super Lig Turki Hatayspor pada 2020.

 
DM : Michael Carrick 

Carrick menikmati karier yang luar biasa di United, dengan memenangkan lima gelar Liga Premier, Liga Champions, Liga Europa, Piala FA dan dua Piala Liga.

Gelandang itu bergabung sebagai staf pelatih Jose Mourinho di Old Trafford setelah pensiun pada 2018 dan sekarang bekerja bersama Ole Gunnar Solskjaer.


CM : Tom Cleverley

Setelah tampil mengesankan dalam tur pra-musim, Cleverley melakukan debut kompetitifnya di Community Shield 2011 dan diperkirakan akan memiliki masa depan yang cerah.

Gelandang itu membuat 79 penampilan di semua kompetisi untuk United tetapi menjadi sosok yang tidak diminati selama era David Moyes.

Dia memiliki pengalaman singkat di Everton dan telah menghabiskan empat musim terakhir bersama Watford, membantu klub itu  promosi kembali ke Liga Premier pada 2020-21.


DM : Gabriel Obertan

Obertan gagal membuat jejak bagus di Old Trafford, ia hanya mencetak satu gol dalam 28 penampilan sebelum akhirnya bergabung dengan Newcastle United dengan kontrak permanen pada 2011.

Sejak meninggalkan Tyneside pada 2016, pemain sayap itu telah bermain untuk Anzhi Makhachkala, Wigan Athletic, Levski Sofia dan BB Erzurumspor.


ST : Danny Welbeck

Meskipun menjadi favorit penggemar di Old Trafford, Welbeck dianggap tak cukup mampu menjawab tantangan, ia lalu dijual oleh Van Gaal dan bergabung dengan Arsenal pada 2014.



Selama lima tahun bersama The Gunners, juru gedor itu kerap diganggu oleh badai cedera dan sekarang mencoba membangun kembali kariernya di Brighton.


CF : Dimitar Berbatov 

Berbatov memenangkan Sepatu Emas Liga Premier pada musim 2010-11 tetapi didepak dari United setelah kedatangan Robin van Persie pada 2012.

Mantan pemain timnas Bulgaria itu kemudian bermain dengan Fulham, Monaco, PAOK dan klub Liga Super India Kerala Blasters sebelum mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola pada 2019.