Nadeo tampil gemilang, Bali United menang.
Pekan ke-13 BRI Liga 1 menyajikan duel seru antara Persjia Jakarta melawan Bali United. Laga tersebut digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Kamis (25/11) malam WIB.

Dan malam yang menyelimuti langit Solo sepenuhnya jadi milik Bali United. Ya, klub yang berjuluk Serdadu Tridatu itu memenangkan laga dengan skor 1-0.

Satu-satunya gol dalam laga tersebut tercipta dari sepakamz striker Bali United, Ilija Spasojevic, di menit ke-25. 



Hasil tersebut membuat Bali United naik ke peringkat keempat klasemen dengan capaian 25 poin. Sementara itu, Persija masih tertahan di urutan kesembilan dengan capaian 18 poin.

Review Jalannya Pertandingan

Sejak peluit dibunyikan, laga langsung berjalan seru dan belum genap berjalan satu menit, I Made Andhika menyisir sisi kiri pertahanan Persija, lalu melepaskan crossing ke kotak penalti tetapi Andritany Ardhiyasa masih sigap menangkap bola.

Beberapa menit berselang, tepatnya menit ke-5 giliran kiper Bali United, Nadeo Arga Winata yang unjuk kebolehan, dimana ia mengamankan sepakan akurat Motta dari dalam kotak penalti.

Tiga menit berselang, terjadi momen panas di area kotak penalti Persija. Maman terguling karena tersenggol, lalu kemudian ada insiden tarik-menarik antara Maman dengan Platje pada saat sepak pojok.

Setelah sekian menit berjalan dan 5 menit sebelum setengah jam laga berjalan, Bali United akhirnya mencetak sebuah gol, lewat Spasojevic yang menyambar umpan crossing Ricky Fajrin dengsn sundulan kepala yang indah. Bola berkahir di pojok kanan bawah gawang Persija.

Bali United nyaris saja menggandakan keunggulan dua menit kemudian. Stefano Lilipaly masuk ke kotak penalti dan tinggal berhadapan dengan Andritany namun sayang Andritany masih sanggup mencegat Lilipaly.

Momen Nadeo Tepis Penalti Simic

Memasuki babak kedua, Persija mulai gencar menciptakan gol penyama kedudukan. Di menit 50, mereka menembus lini pertahanan Bali United meski akhirnya Marko Simic gagal mengeksekusi peluang di depan gawang.

Persija kembali mengancam empat menit kemudian kali ini lewat Rohit Chand yang melepaskan percobaan tembakan dari luar kotak penalti dengan kaki kirinya. Tapi bola belum menemui sasaran.

Terlalu asik menyerang, Persija nyaris kebobolan lagi di menit 60. Melvin Platje menyundul bola hasil crossing akurat Stefano Lilipaly, namun upayanya itu masih sedikit meninggi dari sasaran.

Persija terus berupaya mengejar ketertinggalan di sisa waktu. Namun, upaya mereka berulangkali terbentur solidnya permainan Bali United.

Dan drama tersaji jelang laga bubar. Persija mendapat hadiah penalti, kesempatan emas untuk membuat laga sama kuat,  dan striker andalan Macan Kemayoran, Marko Simic langsung ditunjuk sebagai eksekutor.


Dengan keringat dan wajah tampak tegang, Marko Simic mencoba menaklukkan Nadeo Arga Winata yang tampak juga tegang, namun dalam duel itu Nadeo yang menang. Bola hasil sepakan Simic dengan sangat baik diamankan oleh Nadeo.



Aksi Nadeo tersebut tak ubahnya dengan seorang Kepa Arrizabalaga, kiper Chelsea yang memang jago dalam duel titik putih.

Perawakan dan atribut bermain kedua kiper tersebut memang sekilas mirip. Tak salah jika kita mengatakan bahwa Nadeo adalah titisan Kepa Arrizabalaga di Indonesia.

Simic tampak frustrasi, menutup wajahnya dengan jersey yang penuh keringat, sementara Nadeo dihampiri rekan-rekannya dengan penuh perasaan bangga.