Entah serius entah bercanda.. Dasar si bengal
Pada masanya seorang Mario Balotelli mampu memukau jutaan pasang mata. Ia adalah striker dengan insting mencetak gol yang bagus. Namun hal itu harus tercederai karena kelakuan bengal nya. Sehingga penilaian terhadap aksi-aksi ciamiknya di atas lapangan hijau menjadi buram.

Tak jarang juga striker asal Italia itu melakukan hal konyol dalam sebuah pertandingan. Dan pelan tapi pasti, Balloteli yang bermain untuk klub-klub top Eropa seperti Manchester City, Inter Milan, Liverpool, dan lainnya kini hanya menemui dirinya berseragam klub Turki, Adana Demirspor.

Prestasi terbaik Balloteli bisa dikatakan saat masih berseragam Nerazzurri, di mana ia berhasil mempersembahkan sejumlah gelar bergengsi, termasuk tiga trofi Liga Italia dan satu gelar Liga Champions di musim 2009/10.

Seorang Balotelli, dimana pun ia bermain tampaknya tak lepas dari ucapan-ucapan kontroversial, entah dengan nada serius atau bercanda. Terbaru, pemain berusia 31 tahun itu mengklaim dirinya setara dari dua megabintang peraih trofi FIFA Ballon d'Or terbanyak: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

“Saya 100 persen yakin bahwa kualitas saya berada di level yang sama dengan orang-orang itu [Ronaldo dan Messi]," kata  Balloteli dalam sebuah wawancara bersama The Athletic.



Namun pada kalimat berikutnya, Balotelli sadar kalau ia tak menjalani proses yang sama dengan kedua megabintang itu.

" Tetapi saya melewatkan beberapa peluang, Anda tahu? Itu terjadi,” 

Penyesalan memang selalu datang belakangan.

“Dan saat ini, saya tidak bisa mengatakan saya sebagus Ronaldo, karena Ronaldo memenangkan berapa banyak bola emas [Ballon d’Or]? Lima? Anda tidak bisa membandingkan diri Anda dengan Messi dan Ronaldo, tidak ada yang bisa,” imbuhnya.

Kendati demikian, Balotelli merasa ia tetap masih sebagai striker yang memiliki kualitas mumpuni.

“Tetapi jika kita hanya berbicara tentang kualitas, kualitas sepak bola, saya tidak perlu iri pada mereka, jujur saja,” tutupnya.

Kenyataannya, pemilik 36 caps bersama Timnas Italia itu memang tak segemilang dulu lagi. Balotelli tidak lagi memperkuat  klub di lima liga top Eropa. 

Tapi makin kesini Balotelli makin menunjukkan kalau dirinya belum habis,
statistik tak pernah bohong. Menurut catatan dari Transfermarkt, Balotelli tercatat membukukan 10 gol dari 22 penampilan di Liga Turki musim 2021/22.

Dan itu jugalah yang membuat Roberto Mancini kembali memanggil eks anak asuhnya itu untuk kembali memperkuat Timnas Italia. Menarik untuk menantikan kelanjutan kisah seorang Mario Balotelli.